Kelebihan RealMe 5 Pro

Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi yang Cepat dan Tepat

Tips Mengatasi Ruam Popok - Popok memang menjadi kebutuhan penting ketika orang tua memiliki anak kecil. Kini banyak jenis popok yang beredar di pasaran mulai dari yang dicuci maupun sekali pakai. Sebagian besar orangtua mungkin mulai memakaikan popok pada anaknya sejak bayinya berusia satu bulan atau kurang. Seperti yang kita tahu, bayi yang baru lahir masih sangat rentan. Biasanya ruam akan muncul pada kulit bayi akibat pemakaian popok. Ruam yang timbul biasanya berupa kemerahan atau kulit bersisik. Untuk itu jika bayi anda sedang mengalami ruam, berikut tips untuk mencegah dan mengatasi ruam popok pada bayi. yuk simak !


1. Rutin mengecek popok per jam

Langkah ini sangat penting sekali yaitu mengecek popok bayi Anda per jam. Tips ini sebagai langkah untuk mengetahui apakah sudah basah atau kotor? Anda juga perlu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengganti popok bayi Anda.  Bersihkan area kulit yang tertutup popok dengan kain lembut atau dengan menyemprotkan air dari botol. Anda juga bisa mengelapnya dengan tissue, tapi jangan menggosoknya terlalu keras. Sebaiknya jangan menggunakan tissue basah yang mengandung alkohol atau pewangi. Ketika Anda memandikan bayi Anda, gunakan sabun lembut, tepuk-tepuk bagian yang munculnya ruam.

Baca juga : Perbedaan Susu Chil School dan Chill School Platinum

2. Rutin mengganti popoknya

Saat ruam muncul pada kulit bayi Anda, segera ganti popok bayi anda. Usahakan untuk secepat mungkin anda ganti saat sudah terlihat kotor. Ruam ditambah kulit yang lembap dapat memicu iritasi yang semakin menjadi-jadi. Begitu juga dengan cara saat memakaikan popok pada bayi, usahakan popok tidak dibalutkan dengan ketat, agar kulitnya dapat bernapas dan ruam tidak menjadi parah. Pastikan Anda menunggu kulit bayi kering terlebih dahulu, sebelum diberikan popok baru. Popok yang sekali pakai juga dapat membantu kulit bayi Anda tetap kering.



3. Memberikan krim atau gel untuk bayi

Selain mengecek dan mengganti popok yang sudah penuh, anda juga bisa menggunakan krim yang mengandung zinc untuk meredakan ruam kulit, serta mencegah iritasi lainnya. Anda bisa bertanya pada dokter atau apoteker tentang krim yang baik untuk dioleskan pada kulit bayi. Hindari menggunakan krim steroid (hydrocortisone) kecuali dokter meresepkannya. Jenis krim tersebut dapat mengiritasi kulit pantat bayi, apalagi jika pemakaiannya tidak tepat. Setelah memakaikan krim ruam untuk bayi, Anda bisa oleskan petroleum jelly, agar krim tidak menempel di popok. Gel seperti vaseline mungkin cocok untuk diaplikasikan, selain kandungan parfumnya yang sedikit, harganya juga terjangkau. Tipe gel ini juga tidak terlalu kuat, sehingga aman digunakan.

Baca juga : Rekomendasi Nama Bayi Perempuan

4. Perhatikan cara memilih popok

Beberapa orangtua mengakui bahwa dalam memilih popok adalah cocok-cocokan. Karena setiap bayi terkadang sangat sensitive ketika menggunakan popok. Oleh karena itu dalam memilih popok adalah hal yang lumayan sulit. Agar mengatasi ruam akibat tidak tahu jenis popok yang tepat, Anda bisa mencoba beralih ke popok kain, atau mencoba popok sekali pakai dari merek yang berbeda. Jika Anda mencuci sendiri popok kain bayi, ganti juga detergent (sabun cuci) yang biasa dipakai untuk membersihkan popok. Gunakan sabun cuci yang lembut, yang hypoallergenic. Anda juga bisa menambahkan setengah cangkir cuka saat membilas popok tersebut.

5. Pilih pakaian yang menyerap udara

Dalam memilih pakaian yang tepat, bisa membantu meredakan ruam pada bayi. Baju atau popok yang ketat dapat membuat lembap area sekitar pantat bayi, serta membuat bayi merasakan kepanasan. Umtuk itu pilihlah bahan yang menyerap keringat dibutuhkan saat cuaca panas. Selain untuk menghindari ruam, bayi juga akan merasa lebih nyaman.

Itulah beberapa tips dalam mengatasi Ruam Popok pada bayi. biasakan mengecek rutin popok yang digunakan bayi ya bund. Terima kasih

Comments

  1. Kemaren kami ngangelin gel or semacam salep gitu. Lumayan ampuh. Ruam bisa lagsung lenyap

    ReplyDelete

Post a Comment