Kelebihan RealMe 5 Pro

Kebiasaan Follow Unfollow yang Mengganggu


Kebiasaan Follow Unfollow yang Mengganggu - Assalamualaikum, sudah lama pengen nulis artikel tentang fenomena follow unfollow yang bikin hati saya gundah gulana, termasuk kebiasaan yang enggak follow back yang bikin kesal dan ingin memutar Hmmm Hmmm-nya Nisa Sabyan sampai 12 jam.

Bukan rahasia-rahasia lagi yes kalau sekarang media sosial itu bisa jadi mata pencaharian yang oke punya, gengsinya juga gede cynt enggak kalah sama kerja kantoran atau mereka yang pakai seragam kece tiap hari. Enggak heran kalau kemudian banyak anak remaja yang bercita-cita jadi Youtuber atau jadi selebgram, secara Ria Ricis saja penghasilan dari Youtube kurang lebih 300 juta sebulan, Atta Halilintar juga enggak jauh berbeda. Hebat, ya? Dalam satu tahun bisa dapat milyaran Rupiah berbekal daily video aja, video lagi nyuci mobil, video lagi beresin lemari...hehehehhehehe ketawa miris karena tiap bulan pendapatan cuma sejuta dua juta dari meres otak bikin artikel pesanan.

Tapi enggak apa-apa, enggak apa-apa. Rezeki tiap orang itu berbeda, sudah diporsi sama Allah. Enggak usah iri, kalau pengen sekaya mereka, ikhtiarnya kencengin. Misalnya ya bikin lah video Youtube yang bagus, yang banyak ditonton, bisa deh dapat penghasilan bulanan dari Youtube.

BTW, saya juga punya channel Youtube lho. Hahha. Bisa meureun disubcribe, muehehehhe, nanti saya subscribe balik, komen dulu tapi yes? biar gampang diceknya. Linknya ini yaa :

Easy Craft Tutorial  
Nuniek KR
Jangan lupa untuk nonton videonya minimal 1 menit ya gaes, karena kebijakan Youtube sekarang itu enggak bisa subscribe doang trus ditinggal, nanti malah jadi unsubcribe otomatis gitu, dianggap spam. Kan sayang yekan, ketinggalan video unfaedah saya. Enggak deng, channel saya isinya diusahakan supaya berfaedah, misal crafting dan tips dapur, buat emak-emak dan gadis remadja tentu lumayan berfaedah kan?


Nah, terus gimana nih urusan follow unfollow? jadi gini nih Mak, bukan cuma jadi Youtuber hits aja yang menghasilkan banyak duit, jadi selebgram pun bikin kaya raya kalau berhasil ngehits. Salah satu syaratnya adalah punya follower aktif segambreng. Berapakah jumlah pasti segambreng itu? dulu, sekitar 3 atau 4 tahunan yang lalu, follower sebanyak 3000-5000 orang itu sudah wah banget, apalagi untuk ukuran blogger djelata macam saya ini. Sudah bisa dapat job IG Post dengan fee yang lumayan. Olshop pun bolak balik ngechat nawarin endorse.

Tapi sekarang? Nehi.

Untuk dapat job dengan fee lumayan (500 ribu ke atas) you harus punya IG dengan follower yang dimana IG Story-nya bisa di swipe up alias 10000 follower atau lebih. Apalagi kalau engagement IGnya bagus banget, bisa jadi brand ambassador produk dengan fee yang jauh lebih besar, bikin rekening menggendut dengan bahagia.

BTW, ini Instagram saya barangkali mau follow-followan, kan lumayan gitu ya nambah follower seorang dua orang, otewe IG yang bisa swipe up nih! Hihi

Instagram Nuniek KR 

Itulah kenapa sekarang banyak banget loops yang menawarkan kerjasama follow-follow back supaya bisa jadi selebgram berjamaah influencer, ibu-ibu bisa cari di Instagram, akun-akun yang beraroma loops, loop, selalu ada jadwalnya untuk ikutan loops dan menambah follower. Asyiknya lagi akunnya real dan bisa dimintai bantuan untuk like di postingan kita, baik itu postingan berbayar (job), lomba, atau post biasa. Syaratnya? Ya kita juga harus follow mereka dong, bantu like postingan mereka juga. Saling membantu dan gotong royong, okesip.


Tapi sayangnya, ada aja nih ya makhluk-makhluk yang merusak tatanan kehidupan sosial media yang sudah harmonis dengan egoismenya dia sendiri, pengen jadi selebgram hits dengan menumbalkan kawan-kawan ikhlas follow. Iya, dia awalnya follow tapi kemudian diunfollow supaya terlihat dia banyak follower dan followingnya sedikit. Atau ada juga yang ngelist doang, tapi follbacknya kagak.

Kesalnya itu, saya sering ikutan loops dan WAG yang isinya list medsos untuk saling follow-followan, dengan semangat saya following yang ada di list dan ternyata pas saya cek pake aplikasi, buanyak banget yang enggak follback dan beberapa mukanya saya kenal, ini orang nih yang ngelist di WAG tapi kagak follback. KZL akutu. Sok seleb banget, sih! Situ masih ngikut list, berarti situ masih butuh follower, enggak usah sok seleb dengan enggak follback, deh!

Dengan banyaknya follower, dia kira agensi atau brand, atau bahkan olshop yang suka kasih endorse bakalan tertarik, gitu? Hmm, tidak semudah itu Ferguso!

Agensi, brand dan olshop yang minat endorse akan melakukan investigasi menyeluruh pada akun tersebut, followernya real enggak? komentarnya organik atau robot, nih? kontennya kreatif enggak?
Jadi saat kita lihat satu akun dengan follower yang banyak, like ratusan tapi enggak ada yang endorse (walau sudah pasang bio FREE ENDORSE dengan tulisan segede gaban yang dibold), maka bisa dipastikan blio ini pelaku follow to unfollow dan beli follower.

Itulah yang bikin akun-akun IG dengan follower rebuan mengemis endorse di komenan atau DM olshop dan bahkan ada yang nyampah di akun hosyiep, berharap dilirik Olshop supaya dapat barang gratis. Tapi tetap enggak ada yang kasih endorse, kenapa? Selain yang sudah saya sebutkan di atas, juga terindikasi beli follower. Guys, sekarang itu beli follower cuma 10k untuk 1000 follower, 100 likes juga cuma 10k, murce-murce. Bahkan banyak yang lebih murah pun.

Cara Jadi Selebgram

Lalu gimana dong supaya bisa jadi selebgram dengan cara yang alami dan engagementnya juga bagus? Ya itu tadi, ikutan loops atau ngelist (tapi harus ikuti syaratnya, lho! jangan curang) dan bikin konten yang kreatif. Jangan cuma unggah foto atau video selfie dengan kamera yang goyang-goyang. Sudah mah muka kita semua, goyang pula enggak stabil, apanya yang mau dilihat Bambhaaaang?

Caption juga harus ajak follower untuk take action, misalnya untuk komentar dan ini nih yang masih saya pelajari, susah-susah gampang untuk bikin teman-teman komen di postingan saya. Tapi enggak apa, sedikit-sedikit bisa diperbaiki, dipelajari supaya lebih baik lagi tekniknya.

Tapi satu hal yang paling penting bagi saya adalah, jangan unfollow cuma karena pengen terlihat banyak follower demi dikira selebgram. Enggak, saya sih unfollow karena dia enggak follback, atau karena kontennya enggak sesuai dengan 'kebijakan follow' yang saya bikin sendiri, wkwkwk.

Itulah dia artikel saya tentang Kebiasaan Follow Unfollow yang Mengganggu, semoga bisa bermanfaat. Jangan lupa baca artikel lainnya di blog ini, misalnya saja adalah 5 Tempat Rekreasi Keluarga di Semarang. Terima kasih.

Comments

  1. Mbak, daku sudah subscribe channelnyaaa... keren deh kalau punya kemampuan crafting. Bisa cepet naiknya itu views.

    Rezeki mah emang beda-beda ya. Bakat juga. 😄

    ReplyDelete
  2. Punya IG tapi lom ngerti saya yang gini2an. hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment