Tradisi Lebaran Keluarga Saya Sejak Jaman Baheula

Setiap keluarga pasti memiliki tradisi lebaran masing-masing, pun demikian dengan keluarga saya. Sejak saja masih kecil banget, tradisi tersebut selalu berusaha untuk dilaksanakan sehingga memberikan kenangan tersendiri yang spesial, yang selalu identik dengan bulan puasa dan lebaran.

Tradisi lebaran di keluarga saya tak selalu baku, tetapi poin-poin pentingnya tetap terlaksana. Poin terpentingnya adalah saling bermaafan, sungkeman antara bapak dan mamah, saya dan adik-adik, terus makan opor dan ketupat deh. Hihi.


Nah, ini dia tradisi lebaran di keluarga saya :

1. Sungkeman. Ini jelas yaa, habis shalat Ied pasti deh maaf-maafan dulu, saling mengikhlaskan, saling memaafkan. Suasananya haru dan syahdu, dulu sih pas kecil saya suka ikutan nangis, tapi sekarang enggak...biasa aja. Yang penting hati kita ikhlas meminta maaf dan memaafkan, kesalahan yang sudah-sudah jangan diulangi.

2. Ketupat. Waktu masih tinggal di kampung, kami sekeluarga bikin sendiri cangkang ketupatnya karena banyak pohon kelapa. Tapi setelah pindah ke Banjar, enggak sempat cynt! Jadilah kami beli cangkang ketupatnya di pasar, dan masak ketupatnya. Beberapa tahun belakangan kami pesan ketupat yang udah jadi, lebih praktis dan aroma ketupatnya juga enak karena dimasak di hawu. You know hawu? tungku. Hehe.

3. Jaksin. Rujak asinan, ada nanas, kol cincang, timun, bengkoang dan kadang dikasih tauge juga, dibumbui ulekan kacang, gula merah dan cabe, terus pakai asem jawa atau cuka supaya segar. Ini sajian yang wajib menemani opor dan ketupat di lebaran keluarga kami.

Setelah makan-makan, biasanya kami santai dulu di rumah, menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai atau menunggu tamu. Setelah santai, kami pergi ke rumah nenek dan silaturahim ke saudara.

Tantangan Menulis Blogger Perempuan


Comments

Popular posts from this blog

Review Downy Parfum Collection Mystique : Wanginya Awet Sampai 2 Minggu

Pengalaman Pakai Masker Kefir Selama 1 Bulan

Review Ellips Hair Vitamin Shiny Black : Beneran Hitam dan Berkilau