Ngidam Sayur Asem!

Ngidam Sayur Asem - Saya hampir enggak pernah mencari resep sayur asem, kenapa? Karena resepnya sudah hapal di luar kepala. Hehe. Bukannya sombong, tapi masakan yang satu ini bahan dan cara memasaknya sederhana banget, sekali atau dua kali masak saja sudah bisa hapal di luar kepala. Apalagi saya yang sejak kecil memang sudah familiar dengan sayur asem, sering bantu mamah masak dan akhirnya bisa sendiri.

Saya masih ingat banget waktu-waktu pertama kali memasak sendiri tanpa disuruh mamah, waktu itu kelas lima SD dan orangtua lagi pergi keluar kota. Enggak ada yang masak di rumah, saya lapar dan mau gak mau harus masak sendiri kalau enggak mau semaput. Jadilah dengan berbagai bahan yang ada, saya masak sendiri. Alhamdulillah saya sudah sering bantu mamah masak, jadi saat harus masak sendiri saya sudah bisa.

Pas masakan matang, mamah dan bapak pulang. Mereka memuji saya yang masak sendiri, walau rasanya biasa saja dan jauh dari rasa enak tapi mereka tetap mengapresiasi lelah saya. Bangga banget deh! Sejak saat itu saya jadi sering masak sendiri untuk keluarga dan terbawa sampai dewasa. Alhamdulillah, ilmu yang bermanfaat.


Ngidam Si Anak Sulung

Saya sebenarnya enggak sadar kalau saya sedang hamil, hanya saja kok sama makanan rasanya ngileeer banget. Utamanya adalah sayur asem. Hampir setiap hari saya request mamah untuk masak sayur asem, karena waktu itu saya lagi kuliah semester awal dan memang masih tinggal dengan orangtua.

Mamah juga enggak curiga saya lagi ngidam, ya beliau santai-santai saja gitu. Cuma kadang nyeletuk, enggak bosen apa?

Dua bulan kemudian, saya baru tahu kalau ternyata saya sedang hamil. Pantesan ngilernya parah banget sama si sayur asem. Heheh. Sekarang anaknya udah 9 tahun, kirain bakalan doyan sayur asem, ternyata enggak, dia suka kuahnya aja. Hahah.

Resep Sayur Asem

Sayur asem yang biasa saya masak ini adalah resep sayur asem Sunda, karena saya asalnya dari Jawa Barat alias Sunda pituin, Sunda asli. Yang mau coba resepnya, hayuk atuh!

Bahan-Bahan 

- Daun melinjo, melinjo, labu siam, kacang panjang, jagung manis.
Berapa takarannya? bebas, sesukanya saja. Pokoknya jadi satu baskom kecil, untuk porsi empat orang. Sekitar 300 gram kurang lebih.
- Bawang merah 2 siung
- Bawang putih 1 siung
- Kemiri 2 butir
- Cabe merah besar 2 buah
- Terasi dikit aja
- Asem jawa sesuai selera
- Dua iris lengkuas
- Selembar daun salam
- Minyak untuk menumis

Cara Memasak

- Potong-potong sayuran sesuai selera, sisihkan
- Haluskan semua bumbu kecuali lengkuas dan daun salam.  Asem Jawa diulek sedikit saja, jangan sampai hancur
- Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan air secukupnya lalu biarkan agak mendidih
- Setelah mendidih masukkan sayuran supaya warnanya lebih cantik dan cepat matang
- Masukkan garam, penyedap rasa dan gula. Silahkan diatur rasanya sesuai selera, kalau saya sih sukanya yang asemnya bener-bener kerasa dan agak manis
- Masak sampai sayuran empuk, matikan api

Sayur asem Sunda siap disajikan!

Sayur ini paling enak disantap dengan ikan asin yang kecil-kecil renyah, kalau di daerah saya namanya Asin Singapur. Enggak tau kenapa namanya begitu...wkwk. Jangan lupa sambel terasinya, dicampur ke kuah sayur asem. Aduuuh Masyaallah sekali deh rasanya.

Gimana? mudah banget kan resepnya? Yuk dieksekusi untuk menu buka puasanya.

Blogger Perempuan lagi ngadain Tantangan Ramadhan : 30 Hari Menulis Blog, lho. Ikutan gak nih?

Comments

  1. Berkah banget ya sering bantuin di dapur, hapal banyak resep di luar kepala, kalo aku jarang bantu2, makanya andalannya googling, hehe. Salam kenal Mba' :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, enggak apa mbak. Yang penting kita bisa masak, darimanapun resepnya. Salam kenal juga ya mbak

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Downy Parfum Collection Mystique : Wanginya Awet Sampai 2 Minggu

Pengalaman Pakai Masker Kefir Selama 1 Bulan

Review Ellips Hair Vitamin Shiny Black : Beneran Hitam dan Berkilau