Kiat Jitu Memesan Furniture Kantor yang Didesain Khusus

Setiap perusahaan pasti mau tempat kerjanya nyaman dan tidak membosankan untuk para staff yang bekerja di sana. Semakin nyaman suasana kerjanya, maka semakin efisien juga produktivitas kerja karyawannya. Jadi tidak jarang kalau banyak kantor yang memakai furniture kantor yang didesain khusus agar memberikan kesan yang lebih menarik dan unik.

Tapi, untuk memesan perabotan kantor yang dipesan dari tenaga ahli terkadang ada tantangan tersendiri yang membuat kita was-was. Tidak jarang pemesan mendapatkan model perabot yang tidak sesuai yang mereka inginkan, sehingga kurang puas dengan apa yang sudah mereka dapatkan.

Daripada kamu juga ikut mengalaminya, maka itu kamu baca dulu tips-tips jitu di bawah ini saat memesan furniture kantor.

dweel.com

1. Cari tahu dimensi ruang kantor

Hal yang harus kamu tahu dulu dan yang paling penting adalah mencari tahu berapa luas dimensi ruang kantor kamu. Hal ini dilakukan agar nantinya pembuat perabot bisa tahu ukuran furniture yang akan mereka buat. Kalau kamu tidak bisa mengukurnya sendiri, kamu bisa bertanya ke bagian desain interior perusahaan.

Pastikan kamu mendapatkan semua detailnya, mulai dari luas ruangan, berapa ketinggian ruangan, dan sebagainya. Jangan lupa juga cari tahu ketinggian jendela buat kamu yang mau memesan sofa custom, sehingga tidak menutupi jendela.

2. Pastikan bisa masuk ke dalam ruang kerja

Terkadang pemesan melakukan kesalahan sepele dengan meminta tenaga ahli membuatkan perabotan kantor tapi ternyata tidak bisa masuk ke dalam ruang kerjanya. Hal itu biasanya pintunya yang kecil atau furniture kantor buatannya yang terlalu besar. Karena itu, kenapa di bagian pertama kamu harus mengukur secara rinci setiap sisi ruang kerjanya. Salah satu sisi yang tidak boleh kamu lupakan pastinya adalah pintu.

Kamu harus bisa memastikan kalau pintu ruang kerja bisa muat dimasukkan perabotan kantor yang dipesan. Akan sangat disayangkan kalau kamu sudah memesan perabotnya tapi ternyata tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

Kalau kamu masih tidak yakin dengan ukuran pintunya, kamu bisa meminta tenaga ahli untuk dibuatkan platform split. Solusi itu membuat perabot bisa terbagi menjadi beberapa bagian, sehingga bisa gampang saat dimasukkan ke dalam ruangan. Cara itu juga membuat pengiriman menjadi semakin gampang.

3. Kirim gambar detailnya

Memesan perabotan kantor secara khusus tentu harus membutuhkan gambar-gambar yang detail agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pembuatannya. Jangan sampai kamu menyesal tidak sesuai dengan ekspetasi atau bayangan kamu. Karena itu, setelah melakukan pengukuran, rencanakan desain perabot yang mau dibuat lalu dikirim ke tenaga ahlinya.

Pengiriman gambar tersebut bisa mempermudah tenaga ahli mengerjakan tugasnya karena sudah diberikan contoh desain perabotan kantor yang kamu mau. Sekali pun kamu mau mengubahnya, tetap saja kamu harus mengirimkan gambar detailnya, agar meminimalisir kesalahan modelnya.

Jangan sampai kamu hanya mengandalkan penjelasan dari kata-kata saja, kerena tenaga ahli pasti akan kurang mengerti desain seperti apa yang kamu mau.

4. Periksa kembali pesanannya

Kalau pun sudah selesai dalam proses pembuatannya, kamu harus mengecek sekali lagi bagaimana desain furniture kantor yang kamu pesan. Cara ini wajib kamu lakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman setelah penerimaan barang. Tidak masalah juga kalau kamu meluangkan waktu untuk melihat sebentar proses pembuatannya, agar bisa mengurangi kesalahan pembuatannya.

Pesan furniture kantor secara custom memang sudah semakin banyak saat ini, karena mau desainnya yang unik dan multifungsi. Kamu yang sedang mencari toko untuk membeli perabotan kantor bisa langsung ke arkadiafurniture.co.id milik Arkadia Furniture. Kualitasnya tidak usah ditanyakan lagi karena sudah bagus dan dipercaya oleh banyak perusahaan ternama.


Comments

Popular posts from this blog

Review Downy Parfum Collection Mystique : Wanginya Awet Sampai 2 Minggu

Pengalaman Pakai Masker Kefir Selama 1 Bulan

Review Ellips Hair Vitamin Shiny Black : Beneran Hitam dan Berkilau