Google Play Store Kebobolan Trojan Malware

Google Play Store Kebobolan Trojan Malware - Walaupun bukan satu hal yang baru lagi di mana para penjahat digital berusaha mencuri data-data pribadi dari para pengguna smartphone, namun uniknya sampai sekarang ini masih sangat banyak sekali korban yang terus berjatuhan dari bulan ke bulan atau tahun ke tahun. Para korban tersebut rata-rata adalah para pengguna perangkat mobile berbasis Android.

Menurut banyak penelitian, tidak semua pengguna smartphone Android memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi dan sering abai akan perangkatnya sendiri. Mereka akan mengunduh, menginstal dan menggunakan aplikasi third-party yang tidak tersedia di Google Play atau yang disediakan secara bebas di berbagai situs.


Dengan mengunduh, menginstal dan menggunakan aplikasi yang tidak terdapat di Google Play itu, maka perangkat akan sangat rentan menjadi sasaran malware yang dibuat untuk dapat mencuri data-data pribadi yang tersimpan di perangkat.

Namun Google Play yang diklaim selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada semua developer dan juga aplikasi yang dapat dipasang dan dipajang di sana, ternyata masih dapat kebobolan. Terbukti, baru-baru ini ada sebuah laporan dari We Live Security atau sebuah blog IT yang dijalankan oleh ESET mengatakan bahwa ada puluhan aplikasi yang ternyata sudah terjangkit Trojan malware dan tersedia untuk dapat diunduh secara gratis di Google Play.

Dalam laporannya, pihak We Live Security mengatakan bahwa rata-rata aplikasi yang sudah terjangkit Trojan tersebut adalah yang menawarkan layanan ramalan bintang atau horoskop harian atau juga yang berfungsi untuk mengatur penggunaan aplikasi di dalam perangkat.

Disebutkan pula dengan menjangkiti aplikasi-aplikasi tersebut, maka kriminal digital yang membuat malware itu akan dapat dengan mudah mengunduh semua data-data pribadi atau apapun yang dia inginkan yang berada dalam perangkat mobile korban dengan mudah dan cepat dari jarak jauh.

Untung saja, dengan diketemukannya aplikasi-aplikasi yang ‘sakit’ tersebut, pihak ESET langsung memberitahukan temuannya itu kepada Google agar dapat ditindaklanjuti lagi. Pihak Google juga langsung menghapus aplikasi-aplikasi yang bersangkutan dari Play Store mereka. Sayangnya, walaupun aplikasi-aplikasi tersebut sudah dihapus, diperkirakan ada sekitar 30 ribu pengguna Android yang telah mengunduhnya.

Comments

Popular posts from this blog

Review Downy Parfum Collection Mystique : Wanginya Awet Sampai 2 Minggu

Pengalaman Pakai Masker Kefir Selama 1 Bulan

Review Ellips Hair Vitamin Shiny Black : Beneran Hitam dan Berkilau