Thursday, 12 July 2018

Buah Matoa : Rasanya Kayak Durian Dalam Bentuk Lengkeng

Buah Matoa : Rasanya Kayak Durian Dalam Bentuk Lengkeng - Sebelumnya saya belum pernah mendengar buah matoa, apalagi saat masih tinggal di pedalaman Ciamis yang notabene jauh dari kota dan informasi pun masih terbatas. Setelah pindah ke Banjar dan punya jaringan internet, saya jadi sering mendengar nama buah Matoa, tapi sedikit pun enggak ada rasa pengen nyicipin atau penasaran dengan rasanya, walaupun berbagai komentar mengatakan bahwa buah yang satu ini enak banget.

Akhirnya, sebelum bulan puasa tahun 2018 saya dikasih keresek hitam sama temen mesjidnya bapak. Isinya buah dengan kulit keras, bentuknya lonjong dan enggak terlalu besar ukurannya, tapi enggak bisa disebut kecil juga, sedang-sedang lah ya...lah, bingung saya ini buah apa? si mbah yang kasih juga enggak bilang ini buah apaan. Hahah. Dia cuma bilang ini buah manis, enak. Begitu...



Awalnya saya agak underestimate, ini buah apaan? Emang rasanya beneran enak dan manis? gimana kalau ternyata manisnya kayak manis buah kersen? Saya enggak doyan, malah enek. Sayang aja gitu nantinya. Mau tanya bapak, blio masih di luar rumah dan pas saya kirimi fotonya via Whatsapp, blio juga enggak tahu itu buah apaan.

Karena penasaran, akhirnya saya cobain juga deh itu buah walaupun bingung juga makannya kayak gimana wkwkw. Karena kulit buahnya keras, saya pikir digeprek aja biar terbuka dan pas saya geprek...ancur dong. Ternyata kulit buahnya enggak sekeras itu, lebih ke renyah-renyah kriuk kayak keripik. Wkwk. Agak mirip kulit telur kalo saya bilang, dan bagian dalamnya licin kayak lengkeng. 

Bagian dalam buahnya ternyata bulat, bijinya gede banget dan daging buahnya mirip lengkeng. Tapi kalau lengkeng juicy banget, kalo matoa enggak sejuicy itu, agak renyah-renyah tapi chewy gitu deh. Manisnya juga enggak keterlaluan, manisnya enak dan enggak bikin enek. Aromanya sekilas mirip durian, beneran mirip durian tapi enggak sekuat itu aromanya. Makanya saya bilang matoa ini buah durian dalam bentuk lengkeng. Hihi.

Matoa yang matang warna buahnya merah kehitaman, tapi yang hijau agak kekuningan atau menuju merah juga sudah matang. Bahkan kalo kata saya, matoa yang masih agak hijau itu lebih wangi dan lebih chewy buahnya, enak. Makan berbiji-biji enggak terasa loh ibuk-ibuk...enak bingittts. 13/10 bakalan beli lagi. Hahah




Ternyata buah matoa banyak khasiatnya juga loh, saya barusan Googling dan terkedjoet jadinya. Khasiat pertama dari buah matoa yang asli Papua ini adalah meningkatkan daya tahan tubuh, karena mengandung banyak vitamin C, buah ini juga bisa meredakan stres karena mengandung zat penenang alami. Hmm yang galau-galau atau lagi grogi sebaiknya coba konsumsi buah matoa deh, biar rileks. 

Selain itu, buah matoa juga berkhasiat untuk mengurangi risiko kanker, serta risiko sakit jantung berkat antioksidan yang ada di dalam buahnya. Hebat banget ya buah yang satu ini...Adanya kandungan fruktosa dalam buah matoa dijamin bisa bikin tubuh lebih bertenaga karena bakal diolah jadi energi. Buah yang cocok buat orang diet, nih. Terakhir, buah ini dianjurkan untuk ibu hamil (katanya) karena kandungan gizi, antioksidan dan mineral lainnya yang mampu melengkapi kebutuhan nutrisi bumil.

Itulah artikel retjeh saya tentang Buah Matoa : Rasanya Kayak Durian Dalam Bentuk Lengkeng, jangan lupa membaca artikel lainnya di blog ini. Misalnya saja adalah Cara Bikin Kroket Kentang So Good. Terima kasih. 

1 comment:

6 Film Pendek Menginspirasi Wajib Ditonton di Youtube

6 Film Pendek Menginspirasi Wajib Ditonton di Youtube - Pasti banyak dari kalian yang suka streaming film di youtube kan? Baik film baru m...