Tuesday, 16 January 2018

Berbagai Style Lelaki yang Bikin Ilfeel




Pernah enggak sih merasa langsung tertarik pada seseorang hanya karena melihat penampilannya? Kalau saya, sering. Apalagi kalau bahunya lebar dan ada jenggotnya, rasanya pengen buru-buru minta dihalalin *eh! Oke, baiklah ayo kembali ke jalan yang benar, dimana saya sedang berusaha untuk membahas gaya berpakaian lelaki yang bikin ilfil (tentu saja ini pendapat saya pribadi, bisa jadi teman-teman sesama wanita di luaran sana justru berada di kubu seberang mengenai style fashion lelaki ini).

Kenapa sih gaya berpakaian saja bikin kita bisa jadi ilfil, atau ngebet setengah mati untuk kenal dan akrab dengan orang itu? Karena gaya berpakaian itu akan menunjukkan gimana sih kepribadian seseorang. Gaya berpakaian itu jadi salah satu cara yang paling jujur untuk mengekspresikan jiwa kita (bahasanya, haha). Saat pakai pakaian yang ‘kita banget’ juga rasanya jadi lebih percaya diri, kan? Kita juga cenderung akan mencari orang lain (juga pasangan) dengan style fashion yang satu selera dengan kita. Yaa beda sedikit tak apa, tapi masih dalam batas toleransi tentunya.

Lalu seperti apa sih gaya berpakaian lelaki yang bikin ilfil?

    Pakai T-shirt yang ukurannya kekecilan. Tolong bedakan antara kaos yang kekecilan dan yang ngepres body ya? Kokoh-kokoh gym biasanya seneng pakai kaos yang ngepres di body, supaya bisa menunjukkan otot-otot gemas mereka tanpa perlu shirtless. Tapi beda urusan dengan yang kekecilan, saya sering melihat kaum lelaki yang entah lupa dengan ukuran kaos sendiri saat beli baju, atau juga yang pakai punya orang dan kekecilan, tapi tetap maksa dipakai, itu sangat tidak nyaman dilihat. Pun demikian dengan pakaian yang kebesaran, itu bikin cringe tak jelas. Pokoknya baju model oversized dengan baju model normal yang kebesaran itu beda.

-      Jas, batik dan jeans. Please, kamu bukan Jimin atau G Dragon yang tetap sah-sah aja pakai setelan resmi dengan celana jeans (karena mereka punya fashion stylish profesional dan pakaian yang mereka pakai juga bukan yang 100 rebu 3), mbok ya kalau pakai jas (apalagi model tuxedo) jangan sama celana jeans! Sudah tabrakan itu gaes. Jeans yang casual dan jas yang resmi, enggak bisa bersatu seperti kisah saya dan Taeyang oppa. Pun demikian dengan kemeja batik, baik itu kemeja lengan panjang ataupun lengan pendek, sama sekali tidak cocok kalau disatukan. Jadi alangkah lebih baiknya memiliki satu celana bahan warna hitam, in case harus kondangan dan berniat cari jodoh diantara sesama tamu yang datang. Kenapa warna hitam? Karena warna itu cocok dipasangkan dengan warna apapun, mau batiknya merah kek, ungu kek, biru indoma**t kek, celana hitam hajar aja!

    Jemari kaki yang mengering di ujung sandal. Karena kita pergi-pergi tak melulu pakai sepatu, tolong perhatikan kondisi kaki saat pakai sandal. Tak usah lah sampai meni-pedi ke salon demi kuku kaki yang squoval shape, cukup kuku yang terpotong rapi dan bersih, serta tidak kering-kering sampai memutih, apalagi kalau habis dari tempat yang kering dan berdebu, itu pori-pori kaki sampai keliatan bolong-bolong eungapeun pengen bernapas. Geli banget seriusan. Huhu. Rasanya pengen mendekat dan membisikkan “Tolong pakai losyen, kering Bang...kakinya.”

beard is awesome

Rambut berantakan atau potongan rambut yang maksa. Tahu kenapa perempuan ribet sekali dalam urusan potong rambut? Karena kami sadar, gaya rambut yang tak cocok itu bikin kami terlihat kurang menarik. Pun demikian dengan kalian wahai kaum lelaki. Jangan memaksa pakai gaya rambut yang lagi ngtren saat bentuk muka atau style fashion yang biasa dikenakan itu tak cocok. Contohnya, kaum lelaki dengan rahang persegi dan dahi yang lebar, jangan sekali-kali coba pakai model poni-ponian deh! Lupakan style Ariel Peterpan dengan belah tengahnya karena sekarang ia saja sudah berganti nama jadi Ariel Noah dengan style undercut yang laki banget. Move on ke trend rambut kekinian, supaya tak jadul-jadul amat. Tapi kalau mau setia macam Charlie pun tak apa, sih. Cuman ya...begitu. Tak pede ikutan style undercut? Pakai style yang paling aman, cepak. Trust me, ini style yang seger banget di kalangan sebagian besar kaum perempuan. Hahah.


-       Pakai dasi norak. Ini adalah salah satu hal yang seringkali luput dari perhatian, mengingat para lelaki indonesia tak mengoleksi dasi aneka motif dan warna pakai dasi layaknya oppa-oppa CEO atau mas-mas bule yang tuxedoan. Sebab paling banter yang dikoleksi itu dasi sekolahan, buat cadangan hari Senin pas upacara, yang satu ilang, satunya lagi masih ada, dan begitu seterusnya. Nah, sekalinya harus pakai dasi pas acara formal pada bingung deh. Ini dasi yang cocok sama style kite-kite ini yang gimana? Saya pernah lihat sales barang yang pakai dasi dengan ukuran yang besar, kain mengkilap yang norak dan motif yang entahlah. Kasihan, bukannya terlihat perlente, dia malah nampak pakai tadah iler. Huhu,  turut prihatin saya. 

     Nah, itulah Berbagai Style Lelaki yang Bikin Ilfeel. Walaupun saya tak suka dengan lelaki yang tidak memperhatikan penampilannya, tapi enggak berarti saya suka dengan lelaki yang terlalu memperhatikan penampilannya dengan berlebihan. You know lah, kalau saya kalah kelimis kan rasanya kurang cucok meong gimanaaa gitu. Yang sedang-sedang saja, yang sewajarnya, yang natural dan tetap laki banget ya itulah yang bisa bikin saya jatuh cinta. Eeeeh, gimana-gimana? Ngomong apa barusan? Oke..saya sudahi saja sampai disini sebelum saya mulai mengabsen oppa-oppa yang selera saya banget, karena tak akan cukup sekali duduk membahasnya. Haha.

1 comment:

  1. Jimin mah mau pakai apapun tetap kelihatan Oke. Wkwkwk xD

    ReplyDelete

Minuman untuk Sakit Tenggorokan yang Praktis

Minuman untuk Sakit Tenggorokan yang Praktis - Beberapa hari yang lalu, Pak Bos ngeluh katanya tenggorokan dia sakit dan mulai meler, fix ...