Friday, 15 December 2017

Waspada Difteri. Begini Bentuk Cinta Saya Sama si Semata Wayang


Difteri. Belakangan ini ramai banget dibincangkan, apa sih yang dimaksud dengan difteri? Difteri tak lain adalah infeksi bakteri yang pada umumnya akan menyerang selaput lendir pada hidung dan juga pada tenggorokan, bahkan terkadang mampu memengaruhi kulit. Parahnya lagi jenis penyakit yang satu ini juga sangat menular, juga termasuk sebagai infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa. Nyawa anak bisa melayang!

Difteri disebabkan oleh bakteri yang bernama Corynebacterium diphtheriae dan penyebaran bakteri ini mampu terjadi dengan sangatlah mudah, khususnya bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri sama sekali. Maka karena itu, banyak orangtua yang sudah melek dengan bahaya si Difteri ini lantas segera menghubungi pihak medis dan meminta vaksin supaya tak mudah tertular Difteri. Nah, imunisasi DPT yang sudah diberikan pada anak-anak sebanyak lima kali sejak si anak berusia 2 bulan sampai 6 tahun itu juga turut membentengi dari Difteri, lho! Sebab DPT itu singkatan dari Difteri, Pertusis dan Tetanus. Nah, setelah lengkap imunisasinya maka ada anjuran untuk melakukan booster TD (atau imunisasi ulang Tetanus Difteri) tiap 10 tahun sekali. Sudah waktunya imunisasi ulang, belum?


Sementara waktu sembari menunggu lanjutannya dari kasus ini, saya merasa bahwa saya harus melindungi anak semata wayang saya dari bahaya Difteri dan berbagai jenis  penyakit yang disebabkan oleh virus serta bakteri lain (yang notabene penyebaran dan pencegahannya tak jauh berbeda dengan Difteri). Berikut adalah bentuk cinta saya untuk menjaga anak dari berbagai bahaya penyakit yang mengintai :

- Mengedukasi anak supaya tidak dekat-dekat orang yang sedang batuk atau bersin. Selain memang agak geli-geli gimana gitu, percikan ludah dan lendir yang keluar dari mulut atau hidung penderita mengandung bakteri dan virus, walau bukan difteri tetapi kalau anak kena batuk pilek juga agak repot, kan? Kalaupun qadarulloh anak saya yang batuk pilek, saya pun beri tahu dia supaya senantiasa menutup mulut dan hidung saat batuk maupun bersin dengan tisu bersih atau saputangan supaya ludahnya tidak terciprat kemana-mana. 

- Jangan biarkan anak bertukar barang dengan anak lain. Bukannya pelit, tetapi kita harus punya batasan tentang penggunaan barang pribadi. Sudah sewajarnya anak sepantaran dan akrab kalau apa-apa berbarengan, makan bareng dari satu piring yang sama, minum dari gelas yang sama, dan bahkan saling cicip makanan yang sama. Mulai sekarang harus berhati-hati. Untuk amannya lebih baik berikan masing-masing anak satu barang, sehingga mereka tak perlu saling pakai satu barang yang sama dan akhirnya menyebarkan penyakit kemana-mana. kalau sudah sakit, yang sedih dan repot orangtua juga, kan?

- Selalu konsumsi sayuran dan buah-buahan segar. Pertama-tama sayuran dan buah tersebut dicuci dengan pembersih khusus buah sayur, supaya pestisidanya rontok dan bakteri yang menempel juga ikut mati. Buah dan sayur bisa dijus sehingga langsung dikonsumsi anak, bisa juga disantap langsung atau juga dimasak, tergantung kita selaku orangtua, sejauh mana kreatifitas kita untuk menciptakan menu makanan sehat yang mau disantap si kecil.

Kemudian, saat takdir Allah mengatakan bahwa anak saya harus sakit demam (karena berbagai sebab), maka hal pertama yang akan saya lakukan adalah memberikan Tempra Syrup rasa jeruk untuk anak di atas 5 tahun. Tempra ini obat penurun panas anak yang aman di lambung, dan konsumsinya sangat praktis, tak perlu lah dikocok-kocok dulu supaya larut betul seperti obat yang biasa didapat dari pusat kesehatan, Tempra ini tidak perlu dikocok, 100% larut

Selain itu, pengaturan dengan dosis tepat juga bikin Tempra ini tidak menimbulkan over dosis atau kurang dosis. Nah, dulu pas anak di bawah lima tahun, saya pakai Tempra drops 



Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

2 comments:

  1. Nah iya aku suka agak gimana gitu kalau liat anak-anak (anak batur maksudnya) bertukar barang sama anak lain. Apalagi minum dari gelas yang sama dan makan bareng. Ya kan kita nggak tahu antara anak yang satu dan yang lainnya dalam keadaan fit atau nggak. Kalau nggak kan bahaya buat kesehatannya.

    Keren nih tempra. Nggak perlu dikocok dulu. Beda dari yang lain ya teh (y)

    ReplyDelete
  2. Iya bun.. Kadang sebaik apapun kita menjaga anak tapi kalo ketetapan Allah mengatakan ia sakit, tetep sakit anak kita.. Tapi paling nggak kita sudah berusaha ya bun, menjaga anak kita daerah bahaya berbagai penyakit..

    ReplyDelete

Pengalaman Memakai Vaseline Repairing Jelly untuk Kulit Kering Karena Alergi Kosmetik dan Skincare

Pengalaman Memakai Vaseline Repairing Jelly untuk Kulit Kering Karena Alergi Kosmetik dan Skincare - Dulu saya sering sekali baca artikel ...