Tuesday, 11 July 2017

Live to the Max Ala Emak Beranak Satu

Live to the Max Ala Emak Beranak Satu - Lebih dari 7 tahun saya menjalankan peran sebagai orangtua tunggal buat si semata wayang, usianya 8 tahun saat ini dan Alhamdulillah enggak kekurangan kasih sayang ataupun perhatian, dia enggak pernah rewel walaupun cuma ada sosok ibu dalam hidupnya, tanpa ayah. Enggak gampang lho ya hidup sendirian kayak begini, apalagi ada satu badan kecil yang jadi tanggung jawab saya untuk dinafkahi. Makanannya, pakaiannya, pendidikannya, rekreasinya...semua-muanya saya yang handle. Wajar lah ya, kalo bukan saya yang banting tulang kerja, siapa lagi? Masa iya semuanya minta sama kakek neneknya, gengsi dong! Haha.

Yaa walaupun saya enggak 100% full mandiri tanpa bantuan kakek dan nenek si semata wayang (orangtua saya), tapi seenggaknya usaha saya udah 100% maksimal untuk ciptakan pundi Rupiah lewat keringat saya sendiri. 

Saya masih muda banget pas memutuskan jadi orangtua tunggal, emosi masih labil, sering baper, sering judes juga sama anak, hicks, jahat ya? Tapi seiring dengan waktu akhirnya saya jadi lebih dewasa, lebih tenang dan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Saya terus belajar supaya bisa jadi orangtua idaman anak, orangtua yang jadi rolemodel bagi si kecil. 


Setelah melewati tahun-tahun pertama yang berat sebagai single parent, yang memiliki cap kurang baik di mata masyarakat, akhirnya saya bisa berdamai dengan keadaan. Saya enggak lagi bertanya kenapa nasib perkawinan saya seburuk itu, sampai-sampai anak yang enggak tau apapun kena getahnya. No more. Saya memilih untuk bangkit, saya memilih untuk memaafkan semua yang terjadi di masa silam (walau tak sepenuhnya lupa) dan berusaha untuk live to the max.

live to the max!

Lalu bagaimana cara saya untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam diri? 

- Berpikiran Positif. Selalu husnudzon pada Allah SWT, selalu berprasangka baik dan percaya jika dalam setiap kejadian yang menimpa kita pasti ada hikmahnya. Di balik kesedihan yang membuat hati pilu, pasti bakalan ada hikmah (bahkan hadiah) yang Allah berikan sebagai ganti kesedihan yang kita rasakan itu. 

- Belajar Tanpa Henti. Saya kuliah cuma sampai tingkat dua, dan belum ada rezeki lebih plus waktu buat nerusinnya lagi. Walau begitu, saya enggak berhenti belajar kok! Bahkan yang saya pelajari cakupannya jauh lebih luas dibanding mata kuliah saya dulu di Sastra Inggris. Setelah menjadi single parent saya belajar lebih banyak hal seperti crafting, baking, knitting, dan yang paling betah saya lakukan (bahkan jadi mata pencaharian) adalah menulis dan blogging.

- Maksimalkan Waktu. Jadi orangtua tunggal dan kerja di depan komputer tanpa jam yang pasti bikin saya harus selalu siap balik ke depan monitor tiap kerjaan datang (pesanan artikel dll dengan DL yang mepet), maka saya harus manfaatkan setiap waktu luang yang saya miliki buat mengerjakan hal lain. Beres-beres rumah, memasak, nyuci-setrika, dan juga tentu saja mendampingi si semata wayang belajar atau sekadar nonton Youtube bersama. 

- Jangan Malas. Saya bisa tahan berjam-jam tanpa beranjak dari depan monitor, tapi itu enggak baik untuk kesehatan. Karena itu, setelah selesai kerja walaupun santai di depan monitor dan leyeh-leyeh browsing internet jauh lebih asyik daripada bersantai jauh dari internet, saya terus berusaha untuk bergerak aktif. Minimal 15 menit sehari saya olahraga, zumba adalah pilihannya. Saya tetap harus bergerak supaya sehat terus dan kerja pun bisa maksimal.

Selain olahraga, mengonsumsi Theragran-M adalah salah satu cara yang paling tepat untuk membantu menjaga kesehatan dan stamina saya sebagai orangtua tunggal. Per tablet salut gulanya mengandung aneka vitamin (A, D, B1, B2, B 6, B12 dan lain sebagainya) juga mengandung mineral lengkap yang berkhasiat sebagai penambah stamina selepas sakit atau kelelahan. Karena itu, selepas tidak sehat maka sangat dianjurkan mengonsumsi vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit yaitu Theragran-M.



Dengan konsumsi Theragran-M maka saya bisa menambah stamina dan melengkapi kebutuhan vitamin serta nutrisi harian. Dengan tubuh yang fit, dan kondisi tubuh yang prima serta tekad yang kuat untuk menjadi orangtua tunggal yang sempurna bagi si semata wayang, saya harus Live to the Max!

No comments:

Post a Comment

Rekomendasi Tempat Kerja yang Cocok Buat Kamu yang Kreatif Tapi Bosenan

Rekomendasi Tempat Kerja yang Cocok Buat Kamu yang Kreatif Tapi Bosenan  - Kamu freshgraduate? Atau baru keluar dari perusahaan karena ribu...