Wednesday, 14 June 2017

Walau Berbeda Beda Tapi Satu Cinta Jua

Saya memiliki dua adik, tapi yang paling deket itu sama adik yang pertama. Usia kami terpaut dua tahun, dan kata orang-orang sih kami ini kembar, walau saya enggak merasa kalau muka kami mirip. Huhu. Sejak kecil kami berdua ini tukang berantem, adik kakak tapi lebih sering berantemnya daripada akurnya. Ada aja deh yang bikin kami berantem, merasa ortu pilih kasih lah, karena beda pendapat lah, bahkan enggak sengaja nginjek kaki pun bisa bikin kami jambak-jambakan dengan hebohnya. Haha.

Begitulah, saya dan adik yang namanya Mutia ini ibaratnya Tom and Jerry versi manusia. Benci, tapi rindu. 

Kalau dipikir-pikir, baik saya maupun adik memiliki kepribadian yang jauh berbeda. Hobby kami enggak sama, genre musik yang kami suka juga jauh berbeda, saya jatuh hati sama Prince Royce dan T.O.P BigBang, dia naksirnya sama Charlie Puth dan Tae Yang BigBang. Bahkan ideologi hidup kami juga berbeda sama sekali, salah satunya urusan berkarir. Saya adalah tipe perempuan yang ogah ribet, termasuk ribet melamar kerja kesana-kesini. Karena itulah kemudian saya memilih buat kerja online di rumah sebagai penulis fiksi dan non fiksi, Alhamdulillah selalu ada aja rezeki dari jalan yang saya pilih itu.

Sementara Mutia, dia orangnya gigih dan enggak masalah kalau harus blusukan sana sini untuk mencapai apa yang ia inginkan. Ia pergi sendiri ke ibukota Jakarta buat menggapai mimpinya bekerja di salah satu stasiun TV swasta, ia enggak pernah ngeluh walaupun berat dan susah. Karena itu mimpinya.

Pun dalam urusan uang, saya ini orang yang banyak mikir saat belanja. Saya tipe emak-emak banget yang kalau belanja itu cari harga yang paling murah dengan kualitas terbaik yang bisa saya dapat, agak lama memang, tapi ya akhirnya saya ketemu barang idaman dengan harga murah kualitas lumayan plus ada sisa uang belanja. Sementara adik saya? Ada barang bagus, dia pegang duit, beli! Uang saku habis? Yaa itu risiko, agak nelangsa sedikit karena musti jajan dengan uang yang diirit? No problem, kan sudah beli barang bagus. Iya, begitulah sedikit perbedaan antara kami.

sehatea


Tapi ada satu hal yang sehati dari kami berdua, yaitu sama-sama suka minum teh hijau

Yess, kita tau dong ya kalau teh hijau itu punya manfaat yang segudang untuk kesehatan. Dari mulai antioksidan, anti aging, sampai meluruhkan lemak di dalam tubuh. Sejak kecil orangtua sering beli teh hijau, tapi kami enggak begitu peduli dengan merknya yang penting teh dan wangi pas diseduh, hehe. Ini teh hijau bukan cuma kami sekeluarga yang pake, tapi nenek dan saudara di kampung juga begini persis aromanya. That’s mean kami semua mengonsumsi teh hijau dalam satu merk yang sama. Mau tau apa teh hijau yang sering kami konsumsi ini? Kepala Djenggot.

Aih, enggak nyangka deh rupanya teh Kepala Djenggot yang selama ini menemani masa kecil sampai dewasa, membantu kami meregenerasi sel dalam tubuh supaya senantiasa muda dan sehat. Kayaknya nenek saya juga belum sadar nih kalau merk teh yang biasa beliau konsumsi itu Kepala Djenggot. Ah, kasih tau aaah~



Begitulah, walau saya dan adik sering berantem atau beda pendapat, tetapi selalu ada cinta yang sama dalam hati kami. Salah satunya ya itu tadi, kami cinta kesehatan dengan sering mengonsumsi teh hijau Kepala Djenggot. Selain itu, kesamaan lain dalam perbedaan kami adalah sama-sama mencintai keluarga lebih dari apapun.

Contoh kecilnya adalah saat adik bungsu kami yang autis diintimidasi oleh orang lain, kami berdua yang paling dahulu pasang badan untuk membela si bungsu. Kami enggak mau dia disakiti siapapun karena dia adalah sosok yang polos dan enggak bisa membela dirinya sendiri. Kami ingin jadi pelindung si bungsu setelah ayah dan ibu, kami yang memegang tanggung jawab untuk merawat dan menjaganya jika kedua orangtua lebih dahulu meninggalkan kami di dunia ini.

Karena itulah, kami semakin semangat untuk menjaga vitalitas tubuh dengan konsumsi rutin teh hijau minimal sehari satu cangkir, efeknya bukan cuma tubuh yang bugar tapi kulit lebih halus dan cerah juga lho! Semoga kami berdua bisa selalu menjaga kesehatan jiwa dan raga, supaya kami tetap sehatea untuk melindungi keluarga kami dengan baik dan menikmati perbedaan yang ada diantara kami sebagai anugerah Tuhan yang sangat berharga.

4 comments:

  1. Lohhh itu facenya adknya smean plek bnget ma smean, teh. Ga jauh beda benerrr dahhh 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa sih? aku kok ya gak merasa. Rasanya buedaaa aja gitu :p

      Delete
  2. Memang mirip banget kalian mba :). Tp kayaknya kalo adek kakak, umur ga jauh beda memang wajar berantem mulu pas kecil yaa :p. Akupun gitu ama adekku yg no 2. Waaahhh sampe jambak2an kalo dulu berantem wkwkwkwj. Trs dihukum papa ato mama deh. Tp skr, dia malah jd temen paling akrabku, krn kita sama2 di jkt mungkin. :) g ada yg bisa nglahin temen akrab kyk adek sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, sama dong..dulu saya juga suka dihukum kalo berantem sama adik dan sekarang juga dia itu sahabat saya satu-satunya, yess bener, sebaik-baiknya temen enggak ada yang sebaik adik sendiri

      Delete

60 Tahun Astra Untuk Indonesia

60 Tahun Astra Untuk Indonesia - Belakangan ini kita disuguhi berita yang mengerikan, dimana hutan di Indonesia semakin gundul dan mengkha...