Wednesday, 10 May 2017

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda!

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda! - Pernah dengar enggak sih kalau lagi sakit anyang-anyangan itu obat yang paling bagus adalah minum air soda? Di desa kecil tempat saya dibesarkan dulu, air soda adalah obat yang paling populer saat kena sakit buang air kencing. Korelasinya dimana? Enggak tahu, sih. Haha.

Jadi begini, kalau sama sakit kencing itu saya sudah CS banget deh. Soalnya sejak masih kecil, saya punya kebiasaan yang kurang bagus buat ditiru, kebiasaan nahan kencing. (yakali ada orang yang terinspirasi buat nahan kencing kayak saya, pengen anyang-anyangan juga? Bhakk!) Entah kenapa rasanya males banget kalau harus ke kamar kecil buat BAK lebih dari 5 kali dalam satu hari, padahal kamar kecil masih dalam rumah, air juga Alhamdulillah enggak usah nimba dulu atau ambil pake gentong dari mata air, tapi ya namanya bocah...hal-hal sepele macam jalan kaki ke belakang buat kencing saja rasanya malas. Haha.

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda!
Minum soda sembuhkan anyang-anyangan?

Saya yang cenderung beser ini malah lebih suka menahan kencing, dalam pikiran saya itu daripada nanti kencing dua kali mendingan tahan saja sampai tiba waktu pengen kencing lagi. Gimana rasanya? Enggak nyaman sist. Bukannya lebih efektif dan efisien, yang ada harus sering ganti pakaian dalam dan sering kena anyang-anyangan. Kalau sudah kena sakit kencing, rasanya perut bagian bawah itu agak kembung dan bawaannya jauh lebih beser. Sedikit-sedikit pengen kencing, sedikit-sedikit harus ke kamar kecil, dipaksa buat buang air eh enggak keluar, sekalinya bisa keluar rasanya perih! Kalau sudah begitu rasanya kayak diPHP sama tukang jualan yang katanya jualan tahu bulat, tapi taunya malah dikasih tahu kotak!

Kalau sudah begitu, biasanya mamah bakalan saranin saya buat minum air soda dengan merk Sp**te. Waktu itu rasaya girang kalau kena sakit kencing, karena saya bisa minum soda sebotol buat sendirian, enggak perlu bagi-bagi. Haha! Terus setelah minum soda, sakit buang air kecil jadi sembuh? Lupa deh langsung ampuh atau enggak, tapi kalau dipikir-pikir sekarang kok enggak ada hubungannya antara air soda dan sakit kencing, ya?

Sunday, 7 May 2017

Wifi is So Yesterday. Pindah ke LIFI yuk?

Wifi is So Yesterday. Pindah ke LIFI yuk? - Dewasa ini siapa yang tak kenal Wi-Fi? WIFI atau Wireless Fiderity adalah teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk saling bertukar data secara nirkabel atau menggunakan gelombang radio, dengan media sebuah jaringan komputer. Lalu apa sih yang dimaksud dengan LIFI?
Li-Fi sendiri merupakan singkatan dari Light Fidelity, jadi LIFI adalah label nirkabel untuk sistem komunikasi yang menggunakan cahaya sebagai pembawa dan bukan frekuensi radio tradisional, seperti WIFI.

Istilah LIFI pertama kali digunakan dalam buku 2011 TED Talk oleh Harald Haas dan pernah didemonstrasikan pada tahun 2012 dalam Consumer Electronics Show di Las Vegas. Medianya menggunakan sepasang Casio smartphone dan saling bertukar data menggunakan cahaya dari berbagai tingkatan intensitas yang dilepaskan oleh layar dan terdeteksi sampai jarak 10 meter.

Wifi is So Yesterday. Pindah ke LIFI yuk?
Wifi is So Yesterday. Pindah ke LIFI yuk?


Cara kerja dari teknologi baru Li-Fi ini sangatlah sederhana. Anda harus memiliki sumber cahaya di salah satu ujung seperti LED, dan juga sumber cahaya lain seperti detektor foto (Light Sensor) di ujung lainnya. Begitu LED mulai bersinar, foto detektor atau sensor cahaya pada ujung lainnya akan mendeteksi cahaya dan diartikan sebagai biner 1. Bagaimana data akan dikirimkan melalui teknologi Li-Fi ini? Menyalakan cahaya LED dalam jumlah tertentu akan membuat sebuah pesan tertentu yang akan dikirimkan. 

Kilatan cahaya tersebut kemudian akan ditangkap oleh detector cahaya yang akan menerima pesan yang disampaikannya tersebut. Sekarang, bayangkan jika ada beberapa LED dengan warna yang berbeda, berkedip bersama-sama dan membangun informasi yang sangat besar untuk dikirimkan secara sekaligus. Untuk saat ini bisa diperkirakan jika laser warna hijau dan laser warna merah digunakan secara bersamaan akan dapat mengirimkan data pada kecepatan 1 Gbps.

Bacanya ribet ya? buat emak-emak macam saya sih memang agak membingungkan. Tapi kalau sudah prakteknya dijamin langsung paham deh, Intinya pakai LIFI itu jauh lebih cepat dan lebih stabil dibandingkan pakai WIFI. Jadi, gimana? Siap beralih ke LIFI?

Apartemen Dijual Di Jakarta Selatan Harga Bisa Nego

Apartemen Dijual Di Jakarta Selatan Harga Bisa Nego - Ingin membeli apartemen dengan harga terbaik? Jangan khawatir karena saat ini ...