Tuesday, 30 August 2016

Kenapa Tas Sekolah Anak SD Sekarang Berat-Berat? Ini Penyebabnya!

Flashback ke zaman-zaman dimana seragam putih merah jadi pakaian rutin dari Senin sampai Kamis, saat itu yang jadi isi tas paling cuma buku empat biji, itu pun sudah termasuk buku cetak. Jadi tak heran kalau tas yang dipakai itu kecil-kecil, bahkan makin kecil sebuah tas, makin gaya anak SD tempo itu (di sekolahku sih, enggak tau kalau di tempat lain sih, mueheh). Pakai tas besar itu sebuah aib dan sebisa mungkin dihindari, soalnya nanti diejek teman sekelas, disebut bawa-bawa lemari lah! disebut mau pindahan lah! diisengin teman pakai sampah bekas jajanan dan sebagainya.

Penyebab tas anak SD berat-berat
dok.pribadi

Tapi anak SD zaman sekarang, tasnya sebesar-besar baligo Alpamareth! enggak deng, enggak sebesar itu tapi memang gedong bingit jika dibanding tas yang dulu aku pakai pas SD. Selidik punya selidik, rupanya tak cukup buku tulis dan buku cetak saja untuk belajar di SD era kekinian. Sejak masih mengajar les di Tanah Sereal, aku sudah lihat anak-anak SD yang terbungkuk-bungkuk gendong tas yang besarnya hampir sama dengan ukuran badan mereka, isinya? tiga buah buku tulis untuk satu pelajaran (buku catatan, tugas sekolah dan buku PR), buku cetak pelajaran, LKS dan buku ulangan (untuk ulangan harian atau ulangan dadakan). Belum lagi kotak pensil yang serba bisa dan serba ada sebesar batako kelurahan, rautan mekanik dan kotak bekal. Ditambah lagi kalau ada ekskul, makin bertambah beban si anak membawa seragam atau perlengkapan ekskul mereka. Kasihan..berat!

Tapi rupa-rupanya tidak semua anak SD punya tas besar yang berisi buku-buku segudang, ada satu anak SD yang bawaan di tasnya lain daripada yang lain. Isinya barang-barang abnormal yang tak biasanya ada dalam tas. Anak itu adalah....anakku sendiri. 

Isi tas anak SD...kaos kaki setengah lusin -_-

Inilah emak yang ngecek tas anak seminggu sekali, sekalinya ngecek langsung dibuat shock. Pantas saja dibelikan kaos kaki beberapa pasang juga kurang-kurang melulu, rupa-rupanya semua kaos kaki dia masukkan tas. Jadi selama dia belajar di kelas itu kaos kaki dilepas, dimasukkan tas dan pas sampai rumah lupa laporan kalau kaos kakinya disana. Hadeuh, ini anak. 

Sudah begitu, uang jajan dibelikan mainan-mainan yang dia koleksi di dalam tas juga. Lihat? Ada pesawat dari stirofoam, bola sepak dari plastik yang bisa dilepas kayak KinderJ*y dan shuriken. Nak, nak...perasaan emakmu ini zaman dulu enggak doyan ngoleksi kaos kaki dan mainan di tas deh. kalo mungutin sampah plastik makanan yang lucu-lucu buat dibaca sambil jalan sih iya

Tapi terlepas dari barang selain buku dan alat tulis yang dia bawa di dalam tas, dia cukup bertanggung jawab untuk membawa semua barang itu kembali ke rumah tanpa kurang suatu apapun. Apalagi setelah tahu kebiasaan si bocah memasukkan semua barangnya ke dalam tas, saat alat tulis atau kaos kaki atau sabuk atau dasi dan topi miliknya hilang, tempat yang pertama dibongkar adalah tas super gede ini. Biasanya akan ketemu disana.

Well, trend tas besar dan berat anak-anak SD rupanya bermanfaat juga. Anak punya tempat penyimpanan barang pribadi, supaya tak hilang dan mudah dicari kalau sesekali emaknya sidak.  Saat dia besar kelak, semoga kebiasaannya mengoleksi kaos kaki dalam tas bisa berkurang ya, Nak? 


Thank you for visiting, baca juga Beli Sepatu Dengan Harga Lebih Murah.

9 comments:

  1. Wkwkwk gerah kali y pake kaos kaki mba :p tp mank iya ponakanku tasnya uda kayak bawa batu didalemnya isinya buku smeua pelajaran 1 minggu-eun :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya sih iya gerah, enak belajar enggak pakai kaos kaki sama sepatu di kelas, wkwk
      nah kan, anak SD sekarang buku buat seminggu dibawa semua, hihi

      Delete
  2. Iya mbak, semenjak ada sekolah unggulan beberapa tahun yg lalu adik saya SD tapi tasnya berat banget, ampun dah perasaan dulu jaman saya SD cuma bawa buku tulis n paket aja.

    ReplyDelete
  3. hahaha... anak SD sekarang kalau diberi uang jajan malah buat beli mainan, liat ponakan. Eh, tapi aku dulu juga gitu ding. Tasku besar itu ndang udah kelas 3 ke atas. Kelas 1, 2 mah buku cuma 1 atau 2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah gitu mainannya yang gak bisa dipake dua kali pula, huhu

      aku sampai kelas enam sd tas masih yang kecil aja, yang diselempangin, :D

      Delete
  4. Aku baru tau kamu dah punya anak. :v

    ReplyDelete
  5. Hhhaa ini terjadi pada adik saya yang masih duduk di bangku TK mba, dia tuh pulang sekolah selalu bawa mainan baru :D kalau saya mah dulu pas SD paling berat juga bawa air putih :D

    ReplyDelete

Waspada Difteri. Begini Bentuk Cinta Saya Sama si Semata Wayang

Difteri. Belakangan ini ramai banget dibincangkan, apa sih yang dimaksud dengan difteri? Difteri tak lain adalah infeksi bakteri yang p...