Sunday, 13 March 2016

Ternyata Kita Gendutan Saat Haid!

Ternyata kita gendutan saat haid


Kaget? Sama, aku juga kaget. 

Sebagai perempuan, kata 'gendutan' adalah susunan huruf yang mampu mengubah mood seharian. Jangan salahkah kami -kaum perempuan-, yang akan baper dan menangis merana di pojokan setelah diceletuki "Kamu gendutan, yah?". Karena kata itu memiliki efek cabe bagi perasaan kami, pedas di hati dan di mata. Bikin nangis.

Coba bayangkan, bagaimana perasaan perempuan saat menerima kenyataan di masa menstruasi, tetiba berat badan naik 5 kilo?! STRES! 

Sudah segala drama pas PMS bikin dunia jungkir balik, rasa tak nyaman di area tubuh bagian bawah gara-gara sanitary pad yang mengganjal dan lembab, ditambah lagi fakta pahit mengenai berat badan. Sungguh berat cobaan ini ya Tuhan!


 Tapi tenang saja, ternyata berat badan yang anjlok enggak kira-kira itu cuma sementara. Jadi sekitar lima atau 7 hari sebelum masa haid itu tiba, tubuh akan mengalami peningkatan kadar air dalam tubuh (menurut Raquel Dardik, M.D., ginekologis asal  NYU Langone Medical Center). Untuk kenaikan berat badannya bervariasi, antara setengah kilo hingga lima kilogram, dan aku yakin kalau tubuhku ini mengalami kenaikan yang lima kilogram itu. *tears

Peningkatan berat air dalam tubuh kita disebabkan oleh hormon progesteron, saat kita gagal mengandung (menstruasi), maka si hormon tersebut akan ikut luruh dengan darah mens dan menimbulkan efek pada sel tubuh yang menahan air, agar tidak ikut-ikutan keluar dari dalam tubuh. Ternyata hal ini juga yang menyebabkan efek tambahan buat kita. Misalnya perut kembung, begah, dan...ehm, sering buang gas. Ini juga yang membuat tubuh nagih dengan segala macam santapan manis-manis dan berlemak. Beuh!

Pantas saja pas mens, kok rasanya ini badan semakin mirip saja kayak kue apem, mengembang tapi bantet. Hicks. Rupa-rupanya memang ada kenaikan berat badan yang tak diharapkan! 

Seperti yang sudah kukatakan tadi, efek kenaikan berat badan ini hanya sementara. Selepas masa menstruasi maka berat badan akan kembali normal. Fiuhh! mungkin ini juga jawaban atas timbangan yang berbeda-beda angka dalam satu bulannya. Kupikir karena keajaiban alam, ternyata karena keajaiban dalam rahimku. Hoho.

Well, sekalipun anjloknya berat badan selama masa haid itu sifatnya sementara, tapi tidak begitu berpengaruh pada timbangan berat badanku. Teteup saja kisaran angkanya di angka...ah sudahlah, tak usah kusebutkan disini. Berat hati membongkar aib *nangis di pojok sambil meluk timbangan

Terima kasih sudah mampir ya? semoga informasinya bermanfaat. Jangan lupa untuk baca juga Mau Jadi Internet Marketer Top? Jeffbullas's Blog Sekolahnya.

9 comments:

  1. Teh, ini nyambung sama postinganku, kenapa cewek mau menstruasi suka marah-marah. :3
    http://www.vindyputri.com/2015/08/awas-ada-cewek-pms.html :3

    ReplyDelete
  2. kata "gemuk" momok buat kaum hawa yah :)

    ReplyDelete
  3. Terasa banget kalau mau datang tamu bulanan ini perutnyan begah,ternyata memang begitu. Sampe kadang bingung, kok tiba tiba terlihat sangat gendut dibagian perut 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iya...ternyata kita memang gendutaannn

      Delete
  4. Hihi. gitu toh? pantesan ada yg sering bilang gitu kalo jelang haidh :D

    ReplyDelete
  5. Abang pengen genduts, abang pengen nge-mens juga :(

    ReplyDelete
  6. eh, halo!
    kalo soal mens dan mitos2nya, link youtube ini keknya asik buat disimak:
    https://youtu.be/LNDE_LDWXW0
    nyalain aja subtitle-nya. ada bahasa Indonesia-nya lho!

    (=

    ReplyDelete