Wednesday, 30 March 2016

My JNE : Aplikasi Wajib Olshop Mania


Sedikit orderan, misuh-misuh gerusukan cari orderan, iklan sana iklan sini demi olshop dikenal. Sekalinya banyak orderan, eh malah panik dan frustasi karena tak terhandle. Maklum olshop pemula, owner merangkap jabatan admin, worker dan kurir sekaligus. Kalau sudah chaos begitu, seisi rumah jadi sasaran. Itulah yang terjadi pada suatu hari di kediaman mami Hayday.

Entah angin apa tetiba saja banyak orderan dari seluruh penjuru. Dari mulai souvenir pemilihan ketua RW, boneka ulang tahun sampai kenang-kenangan kawin emas. Yang bikin mumet itu semua kostumer minta pelayanan cepat dan buru-buru. Hellaaaww, tangan cuman dua biji, waktu cuma 24 jam dan orderan semua minta dikebut? bisa potek pala mami Hayday!

Rumah terbengkalai sebab mami sibuk pantengin ponsel dan jawab satu per satu pertanyaan kostumer, papi Pokemon pulang kerja terabaikan dan kaget total lihat Fathir Al-CCTV yang numbuh gigi (lagi) ngunyah-ngunyah gordeng, mungkin lapar. Hicks, begini nih dilema emak-emak olshop amatir.


Papi Pokemon cari akal, cari info ini itu buat asistensi si istri supaya tak seberapa stres. Soalnya kalau mami Hayday mumet, papi Pokemon bakal kena semprot! Ogah aja kalau disuruh tidur deket WC lagi kayak minggu lalu, gara-gara mami Hayday pusing sama DL orderan. Habisnya, tidur diluar banyak kecoak terbang yang datang menggoda!

Akhirnya angin segar itu datang!

Papi Pokemon menemukan sebuah solusi mutlak dan absolut untuk memecahkan masalah mami Hayday. Aplikasi My JNE! Dengan senyum terkembang dan kaki yang melangkah ringan, dihampirinya mami Hayday di pojokan, sebelum sang istri menangis drama sambil showeran pakai keran, segera ia sodorkan ponsel dan...


Tangis mantan pelatih aerobik ibu hamil itu terhenti, disekanya ingus lalu mulai mengutak-atik aplikasi yang sudah diunduh sang suami. Apakah gerangan My JNE ini? namanya familiar sekali di telinga mami, hanya saja ada tambahan MY di depannya yang menyatakan kepemilikan. Apakah ini pertanda bahwa JNE bisa dimiliki oleh semua orang tanpa kecuali?

Better check them ourself saja deh! Aplikasi JNE Mobile yang hanya 7.2 MB itu ternyata user friendly. Tidak ada drama ngeblank putih saat loading aps, tak ada tampilan iklan ini itu yang semacam jebakan betmen (diclose gak bisa, sekalinya kepencet langsung unduh), dan gampang banget digunakan! Tak perlu berguru dulu ke embah Gugel untuk menguasai aplikasi yang satu ini.

Pada tampilan home, mami langsung disuguhi beberapa pilihan Aplikasi JNE. Yaitu My Shipment, Search dan Check Tariff. Sementara pada menu bar di bagian bawah ada JNE Nearby, My COD dan My COD Wallet.

Mami Hayday yang tinggi rasa penasarannya langsung jajal cek tarif, secara banyak kostumer yang minta dicek ongkir dalam hitungan detik. Coba dicoba-coba, eh cepat dan akurat lho say! Contohnya saja mami cek ongkir dari kediamannya di Desa Konoha ke salah satu kostumer, di Gotham City. Dalam hitungan detik sudah muncul hasilnya seperti ini. Lengkap dengan tarif Oke, Reg atau Yes juga. 


Sudah paham dengan cara pakai fitur cek tarif, mami beralih ke JNE Nearby. Sepertinya ini menunjukkan agen JNE terdekat dengan kediaman kita. Pas diklik, eh langsung muncul peta lokasi dan ikon lucu kurir JNE berwarna merah. Lengkap dengan alamatnya juga lho, jadi dijamin tak nyasar deh! Tapi dekat hunian mami Hayday cuma ada satu agen rupanya...



Beralih ke My Shipment. Rupa-rupanya yang ini adalah fitur dimana semua data pengiriman tersimpan. Untuk Shipper (data paket yang kita kirim), Consignee (data paket yang kita terima) dan Favourite (tinggal pilih mana data yang paling penting dan istimewa. Semacam ruang khusus untuk kenangan yang terindah. Uhuk!


Beralih ke Search/Search Air Waybill alias cek resi. Tinggal masukkan nomer khusus yang ada pada resi JNE, klik search. Mager untuk ketak-ketik angka yang lumayan banyak? tinggal scan saja kakak! lihat ada icon kamera berwarna biru? klik saja dan tinggal scan barcode dalam resi. Muncul lengkap deh status pengiriman paket. Hasilnya seperti ini :



Mami Hayday merasa bebannya lenyap separuh, senyum terkembang di bibir dan sekarang beralih ceki-ceki MyCOD. Isinya ada My Shop dan My Order. Untuk My Order itu sendiri bisa diisi dengan nama pemesan, nomer ponsel dan pesanannya. Klik create order dan 'tagihan online' itu akan masuk ke nomer si kostumer. Sementara My Order itu adalah fasilitas bagi yang demen belanja secara daring (dalam jaringan=online). Mami Hayday yang demen beli-beli diamonds untuk game cocok tanamnya dan belanja-belenji aneka perabotan crafting, makin dimudahkan dengan aplikasi ini. 

Cuma ada satu syaratnya pakai My COD. Bukan menyan aroma stoberi dan surabi tujuh warna kok! Syaratnya cuma wajib mendownload aplikasi My JNE dan mendaftarkan nomer ponsel yang aktif. Karena nomer ini yang akan jadi perantara transaksi buyer dan seller. Jadi nanti saat semua olshop menggunakan aplikasi My JNE, tak perlu lagi repot bikin format order masing-masing, soalnya sudah satu format nasional dengan My COD! Mantav!

Sudah segitu saja kelebihannya? No! Karena ternyata ada rekening virtual juga lho! Kalau yang ini namanya My COD Wallet, ada profil yang bisa diedit dan disesuaikan, nomer rekening virtual, ragam menu tambahan yang memudahkan dan kemudahan shopping online lainnya. 


Jadi bisa dikatakan My COD Wallet ini sebagai perantara jual beli yang aman, semodel rekening bersama cuma versi mobile yang lebih praktis. Jadi nanti kostumer akan mentransfer sejumlah uang sesuai dengan pesanan dan ongkir, bukan ke rekening pribadi si seller, melainkan pada rekening virtual dalam My COD Wallet. Statusnya transfer masih pending ya, karena setelah paket pesanan diterima pemesan, barulah pihak JNE akan meneruskan transferan tersebut dan baru bisa dicash out alias dicairkan. 

Beneran deh, JNERevolution banget ini mah! Bayangkan saja, mami Hayday bisa cek paket-paketnya sendiri sekaligus bisa belanja-belenji cantik walau cuma bermodal hape doang! Bisa top up, transfer kesana-sini dan cash out juga, aaah indahnya transaksi daring pakai My JNE! Bisa urus bisnis boneka flanel sekaligus bisa urus rumah tangga dengan tangkas.


Sekarang mami Hayday bisa jawab semua pertanyaan kostumer dengan cepat, rekap pesanan, cek pengiriman paket dan itung-itung pemasukan olshop tanpa perlu chaos dalam rumah tangga lagi! Eh, omong-omong rumah tangga, apa kabar papi Pokemon dan Fathir Al-CCTV? 

Ya ampunnnnn! mereka kelewat laper sampai-sampai gordeng sudah habis digrengges dan sekarang beralih menggerogoti perabotan yang lain! NO NO! Well, sampai sini dulu yaa cerita mami, kalau mau ikut jadi online shopper kekinian kayak mami Hayday, klik saja gambar di bawah ini dan segera nikmati mudahnya pengiriman dengan My JNE dalam genggaman.

 https://goo.gl/oezHfy
Tulisan ini diikutsertakan pada GA Aku & My JNE



10 comments:

  1. Yuhuuu...!! hilang sudah galaunya Mami Mayday. bisa kibas2 jilbab lagi nih :P

    btw ceritanya sama banget.. kalo lagi sepi ngeluh tapi kalo rame dan riweuh orang rumah jadi korban juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk, mami HAyday sekarang lagi galau garagara WIFI mati

      Dilema IRT tuh begitu, dikerjain capek, gak dikerjain ngelihat kerjaan belum kelar bikin kesel. Heheh

      Delete
  2. Kadang kala papi pokemon mesti numpang makan di rumah tangga tetangga karena mami hayday asik nonton uttaran sampe lupa segalanya

    ReplyDelete
  3. Hihihi komiknya lucu Mbak :D Good luck to you :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, good luck too buat mbaknya yaah.. :*

      Delete
  4. Halo,

    Makasih yaa udah ikutan giveaway ini. Semoga beruntung! Aheu :D

    Salam,
    @pungkyprayitno

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiiinnn, terima kasih mbak Pungky :*

      Delete
  5. Wehhhh sugoii keren ilistrasinya mbak artikelnya juga hhed
    Sukses ya mbak...

    ReplyDelete