Wednesday, 10 February 2016

Untuk 24 Jam yang Terlalu Singkat

Untuk 24 Jam.


Salam, 24 jam yang tinggal 6 jam lagi.

Aku sering heran sendiri, 24 itu banyak tetapi seringkali kuhabiskan dengan cepat. Apa aku yang terlalu boros? atau karena ada yang meminjam waktuku dan lupa mengembalikannya? 

24 jam begitu cepat berlalu, aku kesal. Pekerjaan rumah, tugas artikel dan mengisi blog tak cukup dengan hanya 24 jam. Belum terhitung waktu istirahat untukku leyeh-leyeh, menemani anak bikin PR dan mengobrol santai bersama ibu. 

24 jam sering berlalu begitu saja, tugas tak kelar, cucian piring menumpuk dan PR tegak bersambung anak masih menunggu. Aku kadang mau menangis saja, keras-keras dan mengeluh. Kenapa waktu cepat berakhir?

Aku kesal sekali, juga sedih dan letih. 

Aku merasa yang kulakukan sia-sia, 24 jam. Yang kudapat di akhir bulan tak sebanding dengan puluhan 24 jam yang kulalui, tapi aku tak mau jadi orang yang kufur nikmat, jadi kusyukuri semua dan tetap kujalani.

24 jam, apakah tak ada keringanan untukku? tak bisakah menambah barang satu atau dua jam, khusus untuk aku? Aku ingin cukup tidur.



Salam,

4 comments:

  1. Assallammuallaikum..sekarang waktu sampe tak terasa ya mba..hee

    ReplyDelete
  2. hayooo suratnya makin pendek... semangat teh uniek... apa uda ngantuk banget, ituuu endingnya pengen cepet bobok. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, itu bikinnya cuma tiga menit menjelang jam 6...kan terakhir itu jam 6,

      Delete

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda!

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda! - Pernah dengar enggak sih kalau lagi sakit anyang-anyangan i...