Friday, 19 February 2016

Surat Untuk Muadzin Kecil di Mesjid Komplek

Untuk Muadzin kecil
di Mesjid Komplek.





Assalamu'alaikum Muadzin kecil.

Setiap tiba waktu shalat Maghrib dan Isya, bocah-bocah berlarian menuju mesjid besar di komplek. Mesjid putih yang lampunya terang sekali, halamannya luas, penuh sepeda mini dan BMX. Kemudian dekat teras ada berpasang-pasang sendal berukuran kecil, tak rapi, terserak. Setelah bermain-main sebentar, anak-anak yang tak lebih dari kelas 5 SD itu lantas masuk ke mesjid, menunggu adzan berkumandang.

Lalu mikrofon berdengung, tak lama terdengar seseorang berdehem satu atau dua kali. Selang beberapa detik suara panggilan surga itu berkumandang. Adzan fasih dengan suara yang bening, suara halus milik seorang anak lelaki yang usianya bahkan belum 8 tahun. Aku tahu persis, itu suaramu Muadzin kecil. 


Haru biru mengisi relung hati, sampai ke pelosok dada yang terpencil. Seruan shalat selalu membuat dada bergetar hebat, membuat kaki melangkah pasti menuju tempat wudhu lalu menunaikan shalat. Namun tiap kudengar suara halusmu yang begitu lantang, penuh percaya diri...dadaku seperti diserbu jutaan rindu. Ya Allah, adzan terindah yang pernah kudengar. Adzan yang selalu ingin kudengar hingga hembusan napas terakhirku kelak. Yang entah kapan kematian itu tiba, entah tahun depan, bulan depan, minggu depan atau mungkin nanti.

Muadzin kecil, tumbuhlah menjadi anak yang sholeh. Rajin mengaji dan jangan menangis saat dibangunkan untuk shalat Subuh berjamaah di mesjid. Jadilah anak yang soleh untuk Umi-mu, untuk Bapa Aki dan Mamah Nini. Untuk bibi-bibi yang selalu mengajakmu bercanda seru.

Satu-satunya anak lelaki, Muadzin kecil. Jadilah lelaki muslim yang teguh iman dan memegang Islam dengan kuat. Siapkan bahu dan dadamu untuk tanggung jawab besar sebagai seorang lelaki, kebanggaan keluarga. Jadilah teladan. Teruslah adzan...

Barakallah Muadzin kecil, semoga langkahmu senantiasa dalam bimbingan dan ridha Allah SWT. Tuhan semesta alam. Aamiin.



Salam hangat,



Perempuan yang 9 bulan mengandungmu.

1 comment:

  1. senang banget klo liat anak2 yang ramai ke masjid. walo kadang bikin ribut justru dsitu indahnya

    ReplyDelete

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda!

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda! - Pernah dengar enggak sih kalau lagi sakit anyang-anyangan i...