Sunday, 3 January 2016

Sejarah Majalah Donal Bebek di Indonesia



Sejarah Majalah Donal Bebek di Indonesia - Kalau teman-teman penulisku banyak membincangkan seputar novel romance, histori atau sci-fi yang mereka baca, aku cuma bisa bengong dan menebak-nebak, seperti apa penulis novel ngetop yang dibincangkan semua teman. Iya, aku juga suka menulis novel, romance, teenlit, bahkan horor (dan sekarang sedang berusaha menggarap novel dengan genre thriller), tapi kalau ditanya siapa novelis favoritku, maka aku akan jawab tak ada. 

No, bukan aku sombong dan tak mau baca novel senior di dunia kepenulisan, aku tetap baca dan tetap belajar kok untuk upgrading skill menulis, belajar dari mana saja, dari apa saja, dari buku apa saja, tapi tidak dengan mengidolaan satu penulis. Lagipula genre yang kusuka itu fantasi dan thriller, jarang ada teman yang menyukai genre yang sama denganku sehingga kami bisa berdiskusi tentang novel dengan genre tersebut. Jadilah aku lebih suka mempelajarinya sendiri dan praktek di novel-novelku sendiri. Soliter, bisa jadi sih...hehe.

Nah, sebenarnya nih selain baca novel fantasi dan thriller, aku ini juga demen baca komik. Salah satu cerita bergambar yang paling anteng kubaca sepanjang hayat adalah Donal Bebek. Sejak mulai belajar baca, aku sudah dicekoki majalah Donal Bebek, waktu itu pinjam punya saudara sepupu yang sudah bekerja. Koleksinya buanyak buanget! Mabok Donal Bebek aku! Mabok yang membahagiakan. 

Aku tahu Donal Bebek bukan asli Indonesia saat usiaku masih sekitar 8 atau 9 tahun, waktu itu aku baca edisi khusus ulang tahun Donal Bebek Indonesia. Waktu itu majalah tersebut memuat artikel tentang Donal Bebek versi berbagai negara, lengkap dengan contoh covernya masing-masing. Di UK atau USA, namanya masih Donald Duck, akan tetapi di negara yang lainnya nama-nama Donal Bebek bisa melenceng jauh dari kebiasaan kita melafalkan nama mereka.

Penampakan Donal Bebek edisi jadul, harganya masih 1000 lho!


Donal Bebek pertama kali muncul pada tanggal 9 Juni 1934 dalam kartun "The Wise Little Hen". Ia merupakan seekor bebek yang mengenakan baju pelaut biru atau pakaian kelasi tanpa celana. Kala itu pengisi suaranya adalah Clarance "Ducky" Nash, suara bebeknya yang unik tak sengaja ditemukan saat Clarance Nash mengisi suara seorang gadis kecil yang ketakutan, tengah menyanyi Marry Has Little Lamb. 

Di Indonesia sendiri majalah Donal Bebek terbitan M&C group, pertama naik cetak sekitar tahun 1976 dan diterbitkan mingguan, menjadi salah satu majalah yang tetap dicintai banyak pembaca hingga saat ini. Pembaca pertama sudah beranak cucu, dan mereka juga menularkan virus baca majalah Donal Bebek pada keturunannya, just like me nowaday. Hehe. Anakku sudah mulai fasih baca dan dia lebih suka baca-baca Donal Bebek daripada majalah Bobo, mungkin karena bacaan di tiap panel komiknya sedikit-sedikit, jadi tak capek. 

Donal Bebek 2015, harganya sudah berkali-kali lipat dari harga jadul. Ya iyalaaah :p


Sejarah Majalah Donal Bebek di Indonesia kurang lebih seperti yang aku paparkan di atas, dan bicara mengenai nama-nama tokohnya, ada banyak yang berbeda dari versi aslinya rekaan Walt Disney. Misalnya saja Paman Gober = Uncle Scrooge McDuck, Gover Bebek = Flintheart Glomgold, Didi Bebek = Fethry Duck, Boris = Pete, Karel Sapi = Horace Horsecollar dan Kwik, Kwek, Kwak = Huey, Dewey, Louie. Tahukah darimana nama-nama tersebut didapat? dari Donal Bebek versi Belanda. Walaupun kebanyakan nama tokoh Disney Indonesia disadur dari Disney Belanda, tapi ada juga kok nama tokoh Disney yang diciptakan dengan kebijakan penerjemah Indonesia, misalnya saja Lang Ling Lung, dalam bahasa Inggris namanya Gyro Gearloose, Belanda bernama Willie Wortel. Dinamakan Lang Ling Lung mungkin karena si tokoh yang digambarkan sebagai elang ini jenius, karena enak dibaca dan disebutkan, maka jadilah Lang Ling Lung, si elang yang linglung.

Nah, demikian Sejarah Majalah Donal Bebek di Indonesia, semoga sedikit banyak memberikan manfaat ya? Baca juga artikelku yang lainnya yah, misalnya Cerber Mami Hayday dan Papi Pokemon.

11 comments:

  1. donald kartun favoritku
    sampai sekarang
    udah umur 19 tahun gini


    salam kenal dari blog sebelah

    http://ekienglandmuse.blogspot.co.id/2015/12/tempat-wisata-jogja-2015.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku dong, sampai nanti tua tua mau teteupp baca donal. Hehe

      Delete
  2. wah, sama nih kartun kesukaan, cuma udah jarang ya diTV?

    ReplyDelete
    Replies
    1. di Disney Channel masih ada, cuma udah enggak sekocak dulu. Sekarang konsentrasinya ke pendidikan anak-anak usia dini..

      Delete
  3. Aku udah baca majalah ini pas SD. Pinjem ke tetangga. Kurang suka dengan filmnya sih, mungkin karena gak ada percakapannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga gasuka filmnya bun, lebih suka komiknya.

      Ciee yang dapet hapee, hihi

      Delete
  4. Bacaan jaman masih sekolah dasar. Sama satu lagi Looney Tunes

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saingannya disney tuh, warner bros, hehe

      Delete
  5. wah tokoh kartun memorable banget...
    nama nama personil gerombolan si berat ga ada ya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nama-namanya pake nomor di dadanya itu loh...hihi

      Delete
  6. wah saya dulu langganan dari tahun 83 atau 84 sampai akhir 90an..
    dan sekarang masih nyimpen edisi pertama komik donal bebek

    ReplyDelete

Rekomendasi Tempat Kerja yang Cocok Buat Kamu yang Kreatif Tapi Bosenan

Rekomendasi Tempat Kerja yang Cocok Buat Kamu yang Kreatif Tapi Bosenan  - Kamu freshgraduate? Atau baru keluar dari perusahaan karena ribu...