Wednesday, 6 January 2016

Kisah Mengerikan Versi Asli Dongeng Anak-Anak



Kisah Mengerikan Versi Asli Dongeng Anak-Anak - Menceritakan dongeng pada anak-anak sebelum tidur atau saat santai adalah momen berharga bersama buah hati. Diceritakan dongeng oleh orangtua bisa membuat imajinasi dan kreatifitas si kecil meningkat, bonding antara orangtua dan anak makin erat, serta bisa memberikan pengalaman masa kanak-kanak yang indah untuk si anak itu sendiri.

Begitu pula aku, waktu kecil sering diceritakan dongeng oleh bapa atau mamah saat senggang, enggak selalu tiap sebelum tidur sih, biasanya saat hujan atau waktu-waktu santai sekeluarga. Macam-macam dongeng yang diceritakan, dari mulai legenda seperti Tangkuban Perahu, Telaga Warna dan Gunung Bromo, aneka cerita fabel seperti si Kancil dan Buaya, serta dongeng-dogeng seperti si Kabayan atau si Igong (yang suka baca Galura pasti tahu siapa si Igong, hehe). Selain dongeng-dongeng yang sudah ada sejak jaman baheula, orangtuaku juga mendongeng cerita fiksi buatan sendiri, biasanya yang paling bisa bikin cerita fiksi yang asyik itu bapa. Mendongengnya pakai boneka bikinan mamah, dongengnya macam-macam, ada cerita mendaki gunung, cerita adik kakak dan macam-macam deh. Yang jelas seru banget ceritanya, aku dan adikku suka anteng banget dengar dongeng bapak.

Cerita semodel Bawang Merah dan Bawang Putih, serta Cinderella dan Snow White pun tak lupa diceritakan. Saat dewasa, aku baru sadar kalau cerita yang mamahku ceritakan itu berbeda dengan kisah-kisah yang kini di-republish oleh Disney. Kupikir perbedaan itu karena mamah yang kreatif memodifikasi kisahnya, tapi ternyata memang ada perubahan dalam kisah Disney yang baru. Kisah asli di bawah ini berasal dari The Most Creepy Fairy Tales karya Grimm Bersaudara (The Complete Grimm's Fairy Tales).

1. Cinderella

Dalam kisah Disney yang baru, sepatu kaca miliknya berhasil ditemukan dan ia menikah dengan pangeran yang tampan. Versi aslinya, kedua kakak tirinya berusaha keras menyesuaikan kakinya dengan sepatu kaca tersebut. Yang kakinya terlalu kecil dengan ukuran sepatu digilas dengan roda gerobak agar kakinya melebar dan muat, sementara yang kakinya terlalu besar dipotong jari-jarinya demi muat. Katanya, dari sinilah muncul istilah Beauty is Pain. Lalu saat pernikahan, Cinderella mengusir ibu tiri dan kedua saudari tirinya, tak lupa memerintahkan elang peliharaan untuk mematuki mata mereka bertiga. Akhirnya ketiga orang itu menjadi pengemis buta di pinggirian kota.

2. Little Red Riding Hood

Si gadis kerudung merah yang dikejar-kejar serigala. Versi anak-anak zaman sekarang menceritakan si gadis kerudung merah yang cerdik dan mengelabui si serigala hingga selamat sampai ke rumah neneknya. Akan tetapi pada kisah yang sebenarnya terjadi, si serigala sudah sampai lebih dulu di rumah neneknya dan menyantap habis si nenek yang tengah sakit. Lalu saat gadis kerudung merah sampai, si serigala ganti mengelabui dia dan akhirnya menjadikannya sebagai makanan penutup. Hii! 

3. Sleeping Beauty

Tak ada kisah romantis antara pangeran dan si Puteri Tidur, karena pada kisah aslinya si Puteri Tidur yang tengah tidur panjang malah diperkosa si pangeran cabul, hamil sampai melahirkan sendiri tanpa sadar. Ia bisa sadar dari tidurnya saat salah satu dari bayi kembar yang ia lahirkan itu mengisap jarinya untuk mencari susu, jarumnya terlepas dan melanjutkan hidup bersama anak-anaknya. Masuk akal? hmm, sepertinya tidak. Tapi katanya memang ini kisah versi asli Sleeping Beauty.

4. Puteri Salju

Nah, kalau yang ini diceritakan bahwa si Puteri Salju bangun kembali karena apel yang menyangkut di tenggorokannya meloncat keluar, saat kereta kuda yang ia tumpangi bersama pangeran yang menemukannya tersangkut batu besar. Di istana, si ratu dihukum berat dengan diberi sepatu besi yang sudah dipanaskan lalu diperintahkan menari sampai mati.

5. Hansel dan Gretel

Orangtua kedua bocah ini psiko, suka menyiksa mereka dan membuat keduanya kabur dari rumah. Tapi cerita mamah, kedua bocah ini disesatkan di hutan oleh orangtua angkat mereka sampai mereka melihat rumah penyihir yang terbuat dari kue jahe. Si penyihir membuat kedua anak kembar ini gemuk dengan menyantap macam-macam cemilan manis, setelah gemuk akhirnya mereka dijadikan makan malam. Syieeetttt! lepas dari orangtua psiko, masuk kandang kanibal. Hiii

Percaya atau tidak, kisah-kisah manis di balik cerita anak itu adalah kisah kejam dan mengerikan, yang jika diceritakan kembali akan membuat komnas anak dan lembaga penyiaran akan mencekalnya langsung, karena tak baik untuk mental anak-anak. Lah terus zamanku piye? aku juga pernah anak-anak dan kisah dengan ending yang kejam-kejam tak membuat kami berubah jadi mesin pembunuh kok. Hmm, tapi enggak tahu deh, zaman sudah berubah. Anak-anak tak dapat bimbingan mental dari orangtua karena kebanyakan sibuk bekerja, anak dititipkan ke pengasuh yang bondingnya hanya sekedar anak majikan dan baby sitter saja, tak ada kasih sayang orangtua yang dengan lembut membimbing anak di masa tumbuh kembangnya.

Aku enggak memojokkan ibu yang bekerja ya! Karena ada banyak sekali wanita karir yang tetap mampu membimbing anaknya dengan kekayaan intelektual dan emosi  yang baik. Yang kusayangkan ya itu, ibu-ibu yang cuek sama anak masing-masing karena dia sendiri kekanakkan bersama dunianya sendiri, rumpi di grup WA atau BBM, keasyikan internetan atau nonton drama Korea, keasyikan bekerja di kantor demi mengejar karir dan segudang tingkah kekanakkan wanita lainnya yang buat mereka lupa kewajiban sebagai seorang ibu. 

Tapi, lebih baik kita menceritakan kisah yang baik-baik saja untuk anak-anak kita. Kalaupun terpaksa ada adegan kekerasan, atau kisah-kisah bunuh-bunuhan, jelaskan lagi kepada mereka kenapa sampai terjadi kekerasan, resikonya apa dan sanksi apa yang akan didapat jika melakukan kekerasan. Intinya bimbing mereka sampai paham, dan jangan hanya setengah-setengah penjelasannya. Bisa-bisa mereka nanti penasaran, mencari jawaban sendiri sampai salah langkah. 

6 comments:

  1. Eh? Masa iya ceritanya kaya gitu? Kayanya banyak yang ajaib. Tak pikir cuma dongeng aja, gak ada kenyataannya.

    ReplyDelete
  2. Iya, dibalik kisah-kisah manis yang populer itu ada cerita-cerita mengerikan.
    Tapi yang cerita sleeping beauty itu, gak masuk akal bener dah (._.)a

    ReplyDelete
    Replies
    1. masa iya brojolin anak sendirian tanpa sadar, teru sbaby-nya gimana? dying duluan kali yak? wkwk

      Delete

Begini Jadinya Kalo Sadako Keluar di TV Indonesia

Begini Jadinya Kalo Sadako Keluar di TV Indonesia - Habis Nonton The Rings, tetiba kepikiran gimana jadinya kalo Sadako keluar dar...