Monday, 23 March 2015

Cerber Mami Hayday & Papi Pokemon : CATATAN HATI SEORANG MISTER (Parodi Pertaubatan Mulyono)

Ahh....weekday!

Setelah sepekan berkutat dengan fotokopian Ninjanya, di hari Senin seperti ini, Papi Pokemon sengaja libur buat pulihin chakranya yang terkuras habis dipakai jurus "Kagebunshin No Jutsu" untuk melipatgandakan foto kopi KTP orang-orang banyak.

Begitu pula dengan Mami Hayday, feel free, gak ngajar Aerobik senam Ibu menyusui seperti biasanya. Lagi sepi, jarang yang minta mami sebagai intsruktur senam lagi. Soalnya harga susu kaleng lagi pada turun, lebih-lebih sekarang susu kaleng KW buatan Cina tengah banyak beredar, lebih murah, beli sekilo dapat bonus satu liter. Jadinya ya para ibu lebih milih menyusui anak-anak mereka dengan susu kaleng. Lumayan, hemat itu indah, sisa uang belanja bisa ditabung untuk membeli tas-tas bermerk di Italy atau Singapura seperti Princess Syahrini itu, yaa walau tak sampai ke Singapura, mentok-mentoknya bisa beli tas KW dua di Mangga Dua.

Nah, mumpung abah mertua dan ambu mertua tengah bertandang ke rumah, untuk merebut simpati mertua, Papi Pokemon pun berniat mengajak keluarganya untuk refreshing jalan-jalan atau sekedar makan diluar. Biar mirip orang kaya. Hihi.

"Mau kemana kita, Pi?" Tanya Fathir dengan logat Dora The Explorer-nya itu.

"Ya kalo jalan-jalan ke Dufan atau ke Kebon Binatang kan mah udah biasa. Mumpung ada Eyang kamu nih, kita harus beda. Sepesial!"

"Mau kemana kita, Pi?" Tanya Fathir lagi. Sepertinya ini bocah disetting hanya bisa ngomong itu doang deh.

"Oke. Baiklah. Hari ini kita sekeluarga bakalan.... NUMPANG MAKAN DI RUMAH TETANGGA!" seru papi Pokemon dengan semangat empat lima.

DEG!

Sungguh wacana yang menyesatkan.

Singkat cerita. Akhirnya mereka sekeluarga yang berencana untuk Eat Morning (baca: sarapan pagi) di rumah bibi tetangga sebelah, Si Cenayang sakti mandraguna yang sekarang juga mulai merambah bisnis rumah kontrakan.

Belum sampai ke rumah bibi tetangga sebelah, abah & ambu tertarik melihat deretan Onta-matic yang berjejer rapi di halaman salah satu rumah kontrakan milik bibi tetangga. Macam-macam type dan warnanya, ada type sporty dan ada juga type girly. Onta-matic itu tak hanya matic, namun ada juga yang menggunakan kopling, manual pun ada, dikayuh layaknya odong-odong alun-alun Banjar.

"Duh Gusti, ini Onta-matic sebanyak ini siapa gerangan yang punya? kiranya Abah sama Ambu bisa minta barang seekor dua-ekor buat oleh-oleh ke kampung nanti.." seru Abah antusias ke Ambu mertua. "Aeh, Ambu oge baru kali pertama liat Onta-matic, karasep pisan nya Bah? Mantu kita kalah ganteng!" ujar Ambu menimpali. Papi Pokemon manyun.

"Punten, spadaaa..." dua orangtua bergaya metal itu kini malah nekat bertamu ke rumah kontrakan  itu. Kontrakan yang nampaknya milik seorang Timur Tengah, atau mungkin Timur Tengah Wannabe juga, karena dari halamannya saja sudah terasa di dataran Arab gara-gara ada satu kompi Onta-matic.

"Duh. Kok Abah sama Ambu malah mampir dimari sih Mi?" protes Papi, sewot pada maminya anak-anak.

"Udah ah. Jangan durhaka sama orang tua..Lagian apa salahnya bertamu kesini? siapa tau nanti dapet korma gratis juga!" Bantah mami. Papi nurut, jadinya belok juga dan ikut bertamu ke rumah kontrakan tersebut.

CEKLEK!

Pintu terbuka. Nampaklah sesosok pria yang tampangnya sudah tak asing lagi. Kepalanya bunder Seperti Mr. Potato Head. Mengenakan sorban yang melilit kepalanya, kumis dan brewok tipis serta senyuman khas yang tumpeh-tumpeh berhasil membuat mami Hayday kagok, salah tingkah. Heh.... Siapa sih dia?

MISTER KUWAIT.

DEG!

Bagi yang setia mengikuti cerber ini pasti sudah bisa menebak kenapa Papi Pokemon jantungnya nyaris copot melihat sosok ini. Mr.Kuwait ini adalah sosok lelaki Timur Tengah yang naksir mami Hayday dan akhirnya menyantet mami karena cintanya ditolak mentah-mentah. (Kalian bisa baca episode sebelumnya dimari: PRAHARA RUMAH TANGGA)

"Duh Gusti, eta teh si Mister, Bah! Calon mantu kita dulu!" bisik ambu mertua seraya menyikut Abah mertua.

"WHOA! Abb..Abahh! Umbiii! Are you my Ex-Parent-in-law-candidate?! Hahaha!" Seru Mister Kuwait girang, walau spelling ambu masih salah, jadinya malah Umbi. Singkong kali yak, ada umbinya. Pfff...

Usai sataka-sataki (baca: salim-tangan-kanan, salim-tangan-kiri) pada abah dan ambu, mereka sekeluarga pun dipersilahkan masuk mencicipi kemegahan rumah kontrakan baru si Mister Kuwait. Begitu masuk, mereka disambut iring-iringan musik gambus dan rebanaan oleh dayang-dayang milik Si Mister. Mewah sekali, begitu elegan dan ajaib, layaknya koleksi diksi di novel perdana Dijah Yellow.

Dengan sopan si mister mentraktir keluarga papi Pokemon untuk makan bersama. Tau bener dah si Mister, memang niat keluarga ini bertandang adalah untuk menumpang makan di rumah tetangga. Namanya orang udik masuk ke rumah saudagar Timur Tengah, maka tercengang-cenganglah keluarga tersebut dengan suguhan masakan yang disajikan. Ada Tenderloin Steak dicabein, Pepes Kaviar dan Lobster disayur Lodeh.

Bahkan terkejutnya mereka sekeluarga ketika mencari keran untuk cuci tangan sebelum makan., bukannya ditunjukin wastafel atau disediakan kobokan khusus untuk cuci tangan, para dayang malah mempersilahkan keluarga ini menuju kolam renang di belakang rumah dan cuci tangan disana!
Saking kayanya kontrakan si mister ada kolam renang untuk cuci tangan. Iya, sekali lagi, KOLAM RENANG DIPAKE BUAT KOBOKAN! Beuh..

Eh tapi kenapa si mister rumahnya masih ngontrak ya?

itu masih menjadi misteri.

"Duh. Sukses kamu sekarang yah, Mister.." puji Abah mertua. "Beda banget sama mantuku..." sindir Abah mertua pada Papi Pokemon. 

Papi cuman bisa meringis, sambil mencongkel lengkoas yang sangkut disela-sela gigi. Abah mertua mulai menyulut prahara dengan membanding-bandingkan kesuksesan mister Kuwait. Kenapa pula mami Hayday malah memilih papi Pokemon yang hanya tukang fotokopian Ninja itu.

"Mister ini punya bisnis apa atuh? Beunghar pisan!" tanya ambu mertua penasaran.

"B-bbisnissh...bat-batu Akk.. akik!" Jawab Mister dengan bahasa Indonesianya patah mlungker-mlungker. Tapi yang ada malah menimbulkan efek gagap.

*Okeh, karena Mister berbahasanya masih suka ngaco, demi kenyamanan bersama, mulai detik ini akan ditranselitin ajah*

Pasca cintanya ditolak mentah-mentah oleh mami Hayday, hatinya seperti kelanjutan lirik dari "Meletus Balon Hijau" dalam lagu Balonku Ada Lima. Iya.... "Hatiku sangat Kacau." Saking frustasinya, si mister punya niatan untuk bunuh diri, tapi karena takut mati, akhirnya tak jadi. Bunuh diri kan termasuk dosa besar. Ya sudah, si mister membatalkan rencana bunuh diri dan mengambil resiko dosa yang agak kecilan yakni bersekutu dengan antek Dajjal. Lantas, disantetnyalah mami Hayday. Seperti yang diceritakan dalam cerber episode Prahara Rumah Tangga.

Eh, tak tahunya Mami Hayday telah bersuamikan Papi Pokemon. Sadar akan perbuatannya yang tidak diridhoi Tuhan tersebut. Juga berkat bujukan Papi Pokemon yang merekomendasikan bibi Tetangga Sebelah, Janda perawan single beranak selusin itu. Mister pun girang bukan kepalang akan perjodohan itu. Bagai dapet SMS menang hadiah berkedok ultah Pabrik Jamu Sidomuncul berupa Toyota Avanza! Hih!

"Misterkan mah udah mapan nya, sudah cukup berumur juga. Punten, kenapa kagak kawin-kawin juga?" Tanya ambu penasaran pada Mister Kuwait. Ih ambu kepo deh!

Hening melanda.

Mister hanya bisa menarik nafas panjang. Speechless.

Papi Pokemon sekeluargahanya bisa saling lirik satu sama lain. Ada apa gerangan? Nampaknya ambu salah nanya. Tapi sesaat kemudian Si Mister mulai bereaksi. Rupanya tadi dia sedang mengumpulkan keberanian untuk bercerita. Entahlah...mungkin dia akan menceritakan sesuatu yang telah lama ditutupi olehnya.

Suasana meja makan ini pun menjadi tegang-tegangan.

"Anu..." akhirnya Mister mulai angkat bicara.

"Jadi begini...."

Parodi Pertaubatan Mulyono, belum tau Mulyono? huh KAMPUNGAN! :3

Dahulu, terkisahlah seorang Mister yang baru 3 hari menikah. Tapi kelakuannya suka macam-macam. Sebaliknya, sang istri yang biasa dipanggil Madam, adalah seorang wanita sholeha bertahi lalat eksotis disekitaran mulutnya. Bibirnya tebal, pasti dia orang sabar.

Suatu ketika. Mister minta dibuatkan soda gembira yang iklannya JUPE itu. Tapi di saat yang bersamaan bedug maghrib bertalu-talu, waktunya mepet kalau harus bikin Soda Gembira.

Mendengar bantahan Madam, Si Mister pun murkanya bukan main. Baru tiga hari tapi sudah jadi istri durhaka seperti ini. "Kamu pilih aku apa Tuhan kamu itu" hardik mister pada sang istri. Mister pun KZL jadinya.

"Istighfar Mas! Entar Malaikat-Nya denger, terus dilaporin ke Tuhan! Dosa!" Rupa-rupanya Madam masih sadar untuk memohonkan istighfar buat suaminya yang khilaf dan sedang dibisiki Syaithon laknat tersebut.

"AH! TAEEEKK KAMUUU!!!" Misterpun terbakar api emosi. Dilemparkannya botol miras yang ada dalam genggamannya.



"SYUUUUUTTTT..."

Namun Madam segera berjongkok dengan gesitnya. meleset! Tapi baru juga luput dari lemparan botol jahanam itu, sejurus kemudian wajah wanita sholeha itu menjadi tempat mendarat darurat kaki suaminya. Madam baru sadar, kaki Si Mister panjang bukan kepalang!


"AAAAKKK!!!" Jerit madam kesakitan, limbung terkena tendangan kaki panjang.

Untuk Tuhan berkehendak lain. Madam tak kenapa-kenapa. Hanya saja lehernya patah dan bibirnya kegeser ke pipi sebelah kanan. Benar benar durjana kelakuan mister pada sang istri. Walaupun disiksa sedemikian rupa, Madam yang bibirnya tebal tetap bersabar. Malahan memintakan hidayah pada Tuhan, agar sang suami sadar diri dan bertaubat. Sungguh mulia...

Puas melampiaskan amarahnya, Mister pun pergi, meninggalkan Madam yang lehernya sengklek.

see? ada Mulyono! aaakkkk!

Tanpa disengaja, mister mendengerin Khotbah Tausyiah di sekitaran Majlis Taklim.

"Wahai manusia, sesungguhnya jangan engkau bersekutu dengan Dajjal. Bertaubat, dan raihlah pahala sebanyak-banyaknya! contohnya, poligamilah kalian!" Kata Sang Kyai penceramah berapi-api penuh antusias.

Sungguh khotbah tausyiah yang mengguncang jiwa bagi sesiapapun yg tak sengaja mendegarnya. Ibu-ibu yang hadir menjadi gempar berhamburan, sedang Bapak-bapaknya malah kegirangan pada bertakbir-takbiran. Pulangnya, mereka semua dikunciin dari dalem rumah dan tidur di luar. Pfff...Nampaknya memang ada yang harus diluruskan dari ceramah sang kyai mengenai poligami ini. Karena poligami kerap disalahgunakan lelaki yang kerap puber ulang. Beralasan mengumpulkan pundi-pundi amalan baik dan pahala berlimpah ruah, mereka memilih poligami. Padahal pahala solat malam jauh lebih besar daripada poligami, dan lebih aman dari resiko dingambekin istri tercinta karna berbagi hati dengan wanita lain.

Dengan penuh perasaan antara pengen bertaubat atau berpoligami maka berlarilah Mister dengan berlumur dosa menuju ke arah kebaikan. Ta.. tapi...DEG! *semua audience ikut kaget dan tegang.
Sesampainya di rumah, didapatinya sang istri tercinta telah dikuburkan dengan rapi. Madam telah syahid tanpa sepengetahuan Si Mister.

"Why? Why? Why did you leave me?Kenapaaaa ....aaaaaaak!!"

"Ma... maafkan Mas,yah? Yah? Yah?" Si Mister mulai meracau ngomong sama batu nisan.

Maka mulai detik itu juga, dinginnya batu nisan Madam menjadi saksi pertaubatan si mister. Hidupnya pun berubah drastis signifikan. Menjadi orang baik-baik kayak orang-orang.

Mister jadi pengusaha batu akik

Dan... 3 bulan kemudian.

Si Mister sukses menjadi Bisnismen Batu Akik yang kaya raya hingga detik ini.

*skip*

Papi sekeluarga yang mendengarkan kisah tragis pertaubatan mister tadi, menjadi hilang selera makannya. Karena tak enak hati telah membuka luka lama, maka keluarga Papi Pokemon pun mengundurkan diri dari hadapan si mister yang masih saja berurai air mata karena mengenang masa lalunya yang begitu gelap dan pekat.

Karena takut mubazir. Keluarga ganjil ini pun memutuskan untuk membungkus makanan-makanan tadi, makan dirumah saja. Mereka pun pulang. Si Mister mengantar keluarga tersebut pulang hingga ambang pintunya saja. Mata mister Kuwait buram, mungkin ia membutuhkan waktu untuk sendiri.

"CEKLEK!"

Mister menutup rapat pintunya dan segera menuju kamarnya. Lantas mengunci diri dalam kamar, mungkin merenungi masa lalu sambil menyetel Dear God A7X atau juga mungkin malah memutar Goyang Dumang biar hatinya senang. Akan tetapi tak ada yang tahu, di dalam bilik kamar mewahnya si mister tengah mengacak nomor random untuk ditelpon. Siapa tahu diantara sekian nomor-nomor yang dihubunginya ada yang merespon balik. Ya siapa tahu jodoh kan?

AKIBAT TERLALU LAMA SENDIRI.

-SEKIAN DULU-

Wawancara eksklusif dengan Fajar Sahrul Kartunis fenomenal di bawah sini!

Pertaubatan Mulyono

10 comments:

  1. Wah, gambarnya bagus banget, Bang. Ayo, kita ngomik.

    ReplyDelete
  2. Bagian Madam terkubur rapi itu apa ya? Hahaha. Kayak kenangan akan dia yang telah pergi aja terkubur rapi.

    ReplyDelete
  3. Mungkin bagian 'terkubur rapi'nya si abang menjelaskan akan kenangan mantan yang dikuburk dalem-dalem..

    ReplyDelete
  4. Kebayang gak? berapa besar pengorbanan isteri-isteri, bahkan rela syahid khusnul khatimah demi pertaubatan Sang Suami.

    *Credit to: Laksmi, Alm. Isteri Sersan Mulyono.

    ReplyDelete
  5. Aku ngakak :v
    Itu gambarnya kocak abisss... ceritanya agak porno dikit... Suka sama endingnya nih... jadi Bisnismen batu akik. Jaman kini banget! wkwkw

    ReplyDelete
  6. Makanya, sayangi istri masing-masing..
    :3

    Mbak Vin, mau jadi pebisnis batu akik juga? yuk! hihi

    ReplyDelete
  7. Iya tuh. Jangan matahin leher isterinya. Nyesel deh nantinya. Walopun tobat, tapi isterinya udah gak bisa hidup lagi. Kan sedih... :'(

    ReplyDelete
  8. Hahaa..., boleh kalau ada modal. Tapi Batu akik yang blink-blink. Yang bisa tembus cahayaaa

    ReplyDelete
  9. wkwkwkkwkw..... kocak..kocak mulyononya b.gil

    ReplyDelete

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda!

Prive Uri-Cran Itu Solusi Anyang-Anyangan yang Betul. Bukan Minum Air Soda! - Pernah dengar enggak sih kalau lagi sakit anyang-anyangan i...