Wednesday, 4 March 2015

Cerber Mami Hayday & Papi Pokemon : BALADA BEGAL-BEGALAN

Senja sudah semakin larut.

Gue masih saja mengintai. Menepikan rasa kangen gue pada gebetan. Jam segini ini nih, biasanya gue sudah menggeber laju kendaraan motor 2 tak kesayangan di arena trek-trekan. Bau asap knalpot yang butek dan bikin perih mata itu, seakan jadi maklumat keeksistensian diri kami. Ya kadang juga kami juga saling pamer bekas-luka-kena-kenalpot mana yang boroknya paling eksotis. Iye. Kalo Preman-preman pamernya tato-tatoan, nah kite-kite pamernya luka melepuh bekas kena knalpot panas sebagai simbol keangungan, anak geng motor gitu loh!

Oh iye, jadi lupa. Kenapa gue dimari? Nungging-nungging mengintai kayak begini ini? Ceritanya panjang. Entar kalo gue cerita bisa-bisa habis satu episode cerber ini.

Singkat cerita.

Gue punya pacar. Akun pesbuknya Pipiet Cengook. Doi entu cabe-cabean level 10. Kalo diibaratin Nasi Goreng yang makan dibungkus nih ye, ...entu doi karet gelang dibungkusnya lebih banyak daripada suwiran ayam nasi gorengnya. Hotnya pedes banget, Bro!

Gue dapetin Pipiet Cengook hasil judi balapan liar di Cabe-cabean Championship minggu kemaren. Walopun kalah ditikung temen sendiri dan cuman menyabet gelar Juara Runner up Harapan 1. Setidaknya gue masih bisa berbangga diri dengan bawa pulang hadiah hiburan berupa Tropy Piala Bergilir, iye.. Pipiet Cengok tadi, pacar gue yang sudah gue ceritakan dari awal.

Geng Hello Kitty

Punya pacar cabe-cabean yang gengsinya selangit itu... kita sama kayak diperbudak. Harus nurutin ini-itu maunya doi. Kalo nggak diturutin? Lah... Doi ngancem bakalan gak ngasih jatah malam mingguan selama setahun. Nasib ya nasib!

Malam Minggu ini Pipiet Cengook ajak gue untuk party di Orkes Dangdut Koplo. Apesnya... doi minta jemput pakai motor Ninja!

Lah? Gue makan saja masih ngutang sama Emak. Njir, bisa dapet dari mana motor Ninjanya Akhirnya. Gak ada cara lain. Gua pun mengambil jalan hidup sebagai.... BEGAL. Tapi. Baru juga tapi, beberapa sore yang lalu, secara tidak sengaja, gue baca sobekan Koran sisa bungkusan nasi kucing. Disitu terpampang Headline News:

"SEORANG BEGAL KETANGKEP DAN DIBAKAR MASSA HIDUP-HIDUP SAMPE MATI." (Elo-elo pada bisa baca dimari ceritanya: Insyaf!

Kampret!

Baru juga nemu ide buat nge-begal, eh udah ada kabar horor macam begini. Ah elah...

Tapi ya kata orang-orang namanya juga cinta itu buta, bikin gue gelap mata. Gue pun nekat jadi begal, dipikir-pikir daripada gue jadi Babi Ngepet, ih..kan syirik, kata Pak Ustadz juga dosanya gede juga terancam masuk neraka paling terdasar. Hiii...

Okeh. Agar tak jadi the next begal bakar yang selanjutnya. Gue harus selektif dalam memilih mangsa buat dibegal dan yang terpenting punya motor Ninja. Setelah gue tanya-tanya pada warga masyarakat sekitar sini. Santer dari kabar burung yang beredar, ada sebuah keluarga ganjil yang tiap hari seliweran kemana-mana naik Ninja.

Dan sampailah gue disini. Nungging-nungging setia dalam pengintaian dari balik pohon melinjo di seberang kediaman keluarga ganjil yang dimaksud kabar burung tersebut. Akan tetapi sejak sedari siang sampai maghrib menjelang ini tak ada tanda-tanda akan kehadiran motor Ninja. Bahkan setelah dicoba diendus-endus, eh kagak ad roman-romannye bau asep knalpot Ninja satu pun!

Sayup-sayup berkumandang suara Adzan dari mesjid sekitaran kompleks dan dari rumah yang gue intai, akhirnya muncul juga target operandi begal yang gue maksud. Orangnya rapi, mengenakan peci, lengkap dengan sarung. Wangi pulak! aromanya semerbak aroma parfum merk Malaikat Shubuh.

Sejurus kemudian, dalam sekedipan mata, kepulan asap tiba-tiba menyelimuti si target. Itu asap entah muncul darimana ....dan target pun lenyap dari pandangan mata. Seketika!

"Njir... Barusan entu Montor Ninja kecepatan cahaya!""

Seakan tak sudi percaya apa yang baru saja gue saksikan. Buru-buru gue susul doi ke mesjid terdekat. Sudah gue tandain mukanye itu orang. Pokoknya ini malam gue mesti bawa pulang motor Ninja, punya bini Pipiet Cengook, hidup bahagia, matinya masuk Sorga. Amin.

Karena sepanjang jalan keasyikan berkhayal. Tahu-tahu sudah sampai di pelataran mesjid. Melangkah perlahan masuk ke dalam mesjid dan samar-samar terdengar bacaan ayat suci Al Quran. Lah kok? Kok suara bocah yang jadi imam? Tapi syahdu suaranya. Mungkin juara Pildacil ato apalah. Hati gue sempat terenyuh saat bagian ayat "Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdziban" dibacanya berulang-ulang kayak kaset rusak. Kok gue berasa adem ya? Kok muka gue juga berasa bercahaya ya? Apa ini hidayah dari Tuhan? Sesaat kemudian gue sadar, gue sudah melangkah masuk di dalam mesjid yang kipas anginnya menyala dan kebetulan pas dibawah lampu neon. Pantas saja tadi gue berasa adem dan mendadak bercahaya. Kirain. Pfff.

Dan untuk pertama kalinya dalam tahun ini, gue memberanikan diri untuk shalat Maghrib berjama'ah. Kali-kali aja doa gua dikabulin, biar bisa begal motor Ninja dengan selamat dan yang dibegal ikhlas. Aamiin.

....... tapi selama rokaat pertama hati gue tak bisa khusyuk. Seakan ada semacam flash back masa-masa jahiliyah dan berbuat maksiat. Gue sendiri lupa-lupa ingat bacaan sholatnya. Gue juga lupa kapan terakhir gue sholat. Rasanya pas Sholat Kifayah Engkong, itu juga saat gue minta dicaloin.

Rokaat kedua, gua mulai gelisah. Kok mendadak mules dan pengen kentut.

Rokaat terakhir, pas salam gue nengok ke kanan, eh tak tahunya orang yang jadi target pembegalan  sholatnya sebelahan sama gue. Nah ini dia yang namanya 'Pucuk dicinta, Ninja dibegal' Hehe. Gue ketawa setan dalam hati.

Setelah benerin obi sarungnya yang longgar itu orang segera cabut dari mesjid dan gue pun tak tinggal diam. Segera saja gue ikuti langkahnya pelan-pelan namun seirama, gue enggak mau kehilangan satu-satunya kunci utama gue untuk tetap bersama dengan Pipiet Cengook, si pemilik motor Ninja ini harus gue dapatkan!

Dengan sigap gue peluk doi dari belakang,  guna mencegat doi pulang melalui jalan kecil dekat tempat Wudhu. Sembari mengalungkan golok ke lehernya, gue pun berbisik mesra pada si korban, "Pilih nyawa atau motor Ninja?"

"Mo-motor Ninja apaan?" Jawabnya gelagapan. Entah kenapa jadi gelagapan macam begini, mungkin karena dalam posisi dipeluk mesra lelaki tak dikenal makanya doi jadi grogi.

"Gue hilangin nyawa lo atau serahin motor Ninja lo?!" ancam gue seram memaksa.

"Gak punya mo-mo-motor!"

"Ah bacot lo! Motor Ninja kecepatan cahaya!" Gue terpaksa harus jelaskan apa yang gue maksud karena orang ini terlihat memiliki IQ rata-rata dibagi dua.

"OH! YA SALAM!"

"Bilang dong dari tadi..." balesnya sambil tersenyum manja.

Set dah. Baru kali ini ada sejarahnya, orang dibegal malah girang!

Korban merogoh sakunya, gue pikir merogoh Kunci Motor Ninja. Ternyata Bukan! Doi malah menunjukkan segumpal bola kecil, ya gue cengok setengah mati lah!

"APA-APAAN INI?!  jerit gue histeris.

"Lah ini, Ninja ninja yang ente maksud. Bom Asep Ninja!" Katanya dengan muka polos minta disundut pake rokok dan dicekok lem kayu.

"SI-SIAPA KA-KAMU SE-SEBENARNYAA?!" Kali ini gue yang balik bertanya bagai kesetanan.

"Oh! Aku? Aku Pokemon Trainer yang bercita-cita jadi Hokage!"

"Njir..." gue menepuk jidat sendiri. Berharap ini cuma mimpi dan bisa cepat terbangun.

"BUMM!" dilemparnya gumpalan bola tadi. Lalu kepulan asap menyelimuti dan itu orang lenyap dari pandangan mata.

"Aaaaaaaakk...."

(dan pffff dia hilang secara dramatis!)


Gue tertunduk lemas tak berdaya. Hilang sudah harapan begal motor Ninja. Good bye Pipiet Cengook yang bahenol. Hancur sudah relationship gue. Apalah gue sekarang? cuman calon begal yang salah sasaran.

"PLEK!"

Seseorang menepok pundak gue. Gue balik badan. Gue lihat seorang aa berambut gondrong sebahu dengan peci yang agak miring. Tanpa ada alasan yang jelas dia bilang, "SELAMAT!"

Gue terdiam .

"Se-selamat apa yah, Aa?" Tanya gue penasaran dengan tingkah ganjil aa-aa berpeci ini.

"SELAMAT KAMU MENANG SHOLAT MAGHRIB BERJAMAAH BERHADIAH MOTOR NINJA!!"

JDERRR!

Konveti berhamburan di atas kepala gue, muncul orang-orang tak dikenal yang menodongkan konveti ke arah gue, beberapa tepuk tangan dan beberapa jungkir balik dengan lincahnya. Gue jadi curiga, jangan-jangan ini bukan mesjid, kenapa isinya  orang-orang mencurigakan semua? terus kenapa ada shalat Maghrib berhadiah motor? ini tak benar! 

Rasanya kesambar geledek jauh lebih baik saat ini, untuk memastikan kalau ini bukan mimpi. Gue hanya bisa terdiam terheran-heran. Takut ini kedok Agen MLM yang nawarin iming-iming jadi orang kaya tanpa harus bekerja itu, gue pasti enggak bisa pulang cepat-cepat nih kalau ketemu mereka sebelum mendaftar jadi member!

"Coba kamu lambaikan tangan ke sana! Kesitu juga! Ayo bilang Halo!" Katanya sambil menunjuk-nunjuk para kameramen yang sedari tadi merekam secara candid. Dua orang kameramen merekam sambil bergelantungan di langit-langit mesjid, sementara yang lain bersembunyi di lemari penyimpanan mukena dan juga ada yang menyamar menjadi maling sandal. Sangat total.

"I-ini be-beneran?!" Gue masih enggak bisa percaya sama mukzijat yang baru gue lihat dan rasakan ini. Sumpah ini kali pertama gue dapat kejutan indah seperti ini, biasanya kejutan yang gue dapat itu gerebek Polantas saja. Paling banter juga lintasan trek-trekan dibegal bencong Taman Lawang.

"Iya atuh Kasep! Ih seriusan mah Aa!" kata aa itu meyakinkan dengan logat Indramayu yang nyunda banget itu.

"ALHAMDULILLAH!!" Refleks gue langsung sujud syukur sampe jidat gue retak.

"Subhanalloh...rejeki begal sholeh!" Jerit gue dalam hati yang terdalam.

Usai salim sama Panitia Undian-Sholat-Maghrib-Berjamaah-Berhadiah-Montor-Ninja, gue buru-buru menjemput Pipiet Cengook pakai motor Ninja yang gue dapetin secara halalan toyyibah. Rasanya ternyata lebih nancep di hati, berasa terbang dan hati pun damai.

Dan malam itu juga, gue pergi ke Bukit Tengkorak buat nemuin orang tua Pipiet Cengook yang hobi minta wangsit nomer togel di sana. Kedatangan gue tak lain dan tak bukan adalah untuk mempersunting Pipiet Cengook. Gue memutuskan untuk bertobat. Gue enggak pengen terlibat perzinahan lebih lanjut. Alhamdulillah... orang tua Pipiet Cengook langsung merestui kami, mungkin karena mereka juga sudah lelah dengan kebiasaan Pipiet Cengook yang doyan kelayapan malam-malam dan pulang subuh dengan mulut bau oplosan teh manis campur beras kencur.

*skip*

Semua saksi telah hadir dan tamu undangan pun sudah berdatangan. KUA cabang kampung Susahsenang hari ini membludak, diserang rombongan anak-anak Geng Motor!! Oh rupanya bukan, kehadiran mereka saat ini bukan buat untuk tawuran antar geng atau aksi begal-begalan. Melainkan menghadiri prosesi Ijab-Qobul antara Mantan Begal Insyaf dan Pipiet Cengook, Cabe-cabean tobat.

Masih dipandu aa Azrax sebagai penghulunya. Semua mata tertuju pada aa berambut gondrong sebahu yang berpeci miring ini. Di tengah suasana syahdu dan suara yang di-bass-basskan ia berujar, 

"Dengan ini... Saya nikahkan Pipiet cengok dengan Mas Kawin berupa seperangkat Dress yang berwarna Blue-item......"

"Interupsi, Aa!" Seseorang memotong prosesi sakral tersebut.

"Itu dressnya Putih-gold A! bukan Blue-item!" Protes salah seorang saksi nikah.

"Ah bener kok, perasaan Blue-ireng begini?" Aa Azrax pun berusaha meyakinkan saksi-saksi lainnya.

"PUTIH-GOLD!" Kubu sebelah kiri ngotot.

"BLUE-ITEM!!" Kubu yang lain tak mau kalah.

Dress Biru Hitam yang legendaris

Gitu terus. Sampai aa Azrax nyaris dibakar hidup-hidup oleh massa yang mulai beringas. Walaupun sempat ricuh gara-gara dress sialan itu, namun pada akhirnya, janur kuning menjadi saksi biksu ikatan cinta Mantan Begal & Pipiet Cengok.

Sayangnya diakhir acara, para tamu kondangan banyak yang protes, Nasi kotak katering ternyata isinya bukanlah rendang daging, namun lengkoas dicabein. Pfff...

-KHATAM-

3 comments:

  1. Alhamdulillah.. semoga dengan bacaan-bacaan seperti ini, jadi lebih banyak begal yang insyaf. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل


      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

      Delete

Dengan Jarvis Store Semua Bisa Jualan Online!

Sebenernya sih saya ini punya bakat dagang, dari turunan mamah itu semuanya pedagang. Mamah saya juga pinter jualan, apa aja (yang halal) b...