Wednesday, 12 November 2014

Naskah Ditolak Itu...

Ada satu hal yang benar-benar berpengaruh di diri seorang penulis, nasib naskah.

Serius! nasib naskah itu punya dua sisi yang bertolak belakang tapi sama-sama bisa ngerubah emosi seseorang yang katanya penulis. Nasib naskah baik, pasti bikin happy dan seneng sampai sehari semalam. Kalau nasib naskah buruk, yaaa....lebih galau daripada pacar gak ngasih kabar, atau bagi para penulis jomblo rasanya lebih nelangsa daripada jalan-jalan sendirian malam Minggu tanpa kekasih, Hadeuh!!

Selain galau dan nelangsa, naskah yang ditolak juga bikin bingung, bikin males dan bikin mumet. Bingungnya mau dilempar kemana lagi nih naskah? disini ditolak, disana ditolak. Direvisi males...Mumetnya kalau mau kirim ke penerbit lain syarat kirimnya kan beda, harus diutak-atik lagi dan itu jauh lebih membosankan daripada ngetik naskahnya lho!

Terussssss, gimana dong?

Ya enggak gimana-gimana sih, emang sudah kodrat yang nyemplung di dunia kepenulisan. Kalau enggak ditolak ya diACC. Selalu begitu sejak zaman dulu kala...

Hmmm, oke naskah yuk diberesin lagi yu? sambil googling nyari penerbit yang boleh kirim naskah pakai email *biarhemat^^.

No comments:

Post a Comment